Opini
Mantan Anak Sopir Taksi VS Anak Presiden RI Joko Widodo
Sang Kaesang nampaknya berminat ingin terjun ke dunia politik di basis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
Jelang Pilkada Depok 2024
Penulis: H. Agus Sutondo
Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Kota Depok Periode 1999 - 2004
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS – Konstelasi pemilihan kepala daerah (pemilukada) meski baru akan digelar pada November 2024 tetapi geliatnya sudah mulai terlihat ke permukaan ruang publik.
Kota Depok salah satunya, kota yang berada dalam wilayah propinsi Jawa Barat menjadi magnet tersendiri dan diminati para pesohor di republik ini.
Pasalnya sang putera bungsu Kaesang Pangarep anak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) nampaknya akan “cawe-cawe” juga di kota sejuta belimbing tersebut.
Apa yang menjadi daya tarik di Kota Depok tersebut ? sehingga Sang Kaesang nampaknya berminat ingin terjun ke dunia politik di basis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
Bagaimana dengan kader terbaik PKS Kota Depok, yakni Imam Budi Hartono sendiri. Apakah “berani” melawan sang putra presiden di Pemilukada Depok mendatang.
Karena menelisik latar belakang Imam Budi Hartono adalah anak sopir taksi di tahun 1980_an. Bila memang benar ini akan terjadi, maka pertarungan hebat pun sulit dihindari di pemilukada Depok 2024.
Dan juga terasa akan “jomplang” pertarungannya, seperti “David vs Goliath”.
Diliat rekam jejak, Imam Budi Hartono memiliki pengalaman organisasi yang sudah cukup lama baik di bangku sekolah, mahasiswa maupun di dunia politik praktis.
Sejak tahun 1987 di Sekolah Menengah Atas (SMA) tepatnya di SMA Negeri 3 Jakarta. Imam Budi Hartono aktif di organisasi intera sekolah, Rohani Islam (Rohis) hingga masuk dunia kampus di Universitas Indonesia.
Imam Budi Hartono awal meniti karir di politik praktis pertama kalinya menjadi anggota DPRD Depok pada tahun 1999 hingga 2009. Pada tahun periode 2009-2019 menjadi Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat.
Saat ini Imam Budi Hartono selain menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Depok juga diamanahkan sebagai Wakil Wali Kota Depok periode 2021-2026 mendampingi K.H. Mohammad Idris Wali Kota Depok saat ini.
Sejumlah prestasi yang sudah dilakukan atau dikerjakan oleh Imam Budi Hartono sebagai Wakil Wali Kota Depok salah satunya, sebagai ketua penanganan kemiskinan kota Depok, capaian indikator Makro Kota Depok pada 2006 – 2022 dalam kategori persentase penduduk miskin pada 2006 terdata 6,82 persen mengalami penurunan hingga 2,53 persen di 2022.
Tentunya prestasi ini sangat membanggakan karena Kota Depok masuk daerah dengan angka kemiskinan ke 3 terendah di Indonesia. Analoginya penduduk miskin 90,74 ribu jiwa mengalami penurunan hingga 64,36 ribu jiwa.
Sedangkan rekam jejak dari Kaesang Pangarep selain putera bungsu Presiden Jokowi.
Memiliki sederatan bisnis yang mumpuni, sebut saja Sang Pisang bisnis pertama kuliner Kaesang yang sudah memiliki gerai yang kini ekspansi ke lebih dari 50 titik di seluruh Indonesia bahkan hingga negara tetangga, Malaysia.
Markobar, ini juga salah bisnis Kaesang yang paling populer dengan jajanan khas Martabak Kota Barat.
Ada Chili Pari usaha katering bersama sang kaka, Gibran Rakabumi dimana fokus bisnis ini adalah resep makanan khas tradisional Jawa. Serta sederet usaha Kaesang lainnya.
Nah, bagaimana dengan pengalaman organisasinya. Banyak khalayak belum mengetahui sepak terjang organisasi Kaesang.
Dengan rekam jejak tersebut apa yang nanti akan ditawarkan kepada warga Kota Depok ? bagaimana nanti seandainya Kaesang benar menjadi Wali Kota Depok, cukup berspekulasi kah atau hanya masih gimmick jelang perhelatan Pemilihan Presiden 2024 yang sudah makin “memanas” di nasional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Agus-Sutondo.jpg)