Kriminalitas
Polisi Pastikan Adanya Unsur Kesengajaan dalam Peristiwa Tabrak Lari di Pintu Masuk Tol Cakung
Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Ahmad Fanani menjelaskan, unsur tersebut didapat usai hasil penanganan dari Polda Metro Jaya (PMJ)
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Vini Rizki Amelia
Warta Kota/Rendy Rutama
Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Ahmad Fanani, saat dikonfirmasi di Mapolrestro Jakarta Timur, Jumat (16/6).
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CAKUNG - Polisi pastikan kecelakaan tabrak lari yang terjadi di depan pintu masuk tol Cakung - Kelapa Gading, Jakarta Timur, pada Rabu (14/6/2023) lalu karena unsur kesengajaan.
Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Ahmad Fanani menjelaskan, unsur tersebut didapat usai hasil penanganan dari Polda Metro Jaya (PMJ).
"Jadi, penanganan bukan tindak pidana kecelakaan lalu lintas tetapi karena ada unsur kesengajaan, sehingga meninggal dunia, dan ditangani Polda," kata Fanani saat dikonfirmasi di Mapolrestro Jakarta Timur, Jumat (16/6).
Atas perbuatannya itu, pelaku terancam pasal berlapis, dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.
Baca juga: Keluarga Moses Bagus Prakoso, Korban Tabrak Lari Tegaskan Tidak Kenal dan Bertetanggan dengan Pelaku
Sebelumnya, Kanit Laka Polres Jakarta Timur, Iptu Darwis menjelaskan, pihaknya pada Kamis (15/6) masih menyelidiki motif beserta penyelidikan barang bukti yang telah diamankan.
Sebab, penyelidikan tersebut dilakukan guna memenuhi tahapan penetapan tersangka.
"Pelaku terancam juga pasalnya 310 ayat 4 Undang Undang Nomor 22 tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan nomor 2 tahun 2009 terkait kelalaian, ancaman maksimal 6 tahun," kata Darwis saat ditemui awak media di kantor Kepolisian Unit Laka Lantas Satuan Wilayah (Satwilantas) Jakarta Timur, Kamis (15/6).
Baca juga: Akan Hadapi Indonesia di FIFA Matchday, Timnas Argentina Dipastikan Tiba di Tanah Air Malam Ini
Mengingat, tidak lebih dari 24 jam OS yang melakukan tabrak lari di pintu masuk tol Cakung - Kelapa Gading, Jakarta Timur, telah menyerahkan diri ke Satwilantas Jakarta Timur, Rabu (14/6) malam hari.
Usai dilakukan interogasi oleh pihak kepolisian dari Satwilantas Jakarta Timur, dipastikan OS bertempat tinggal di daerah Bekasi dan satu komplek perumahan dengan korban, yakni Moses Bagus Prakoso (34).
"Korban dan pelaku hanya berbeda blok saja, masih deket, masih satu komplek perumahan," imbuhnya.
Penyebab Terjadinya Laka
Selain itu, menurut pengakuan OS, peristiwa tersebut bermula ketika dirinya tengah mengantar sang ibu ke tempat kerja kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan Moses pun juga tengah berangkat kerja mengarah ke Pulogadung.
Lebih kurang 500 meter dari lokasi kejadian laka, OS dan Moses terlibat cek cok adu mulut karena sempat konflik bersenggolan saat berkendara.
Baca juga: Orang Tua Murid SDN 2 Kondangjajar Tagih Tabungan Senilai Rp112 Juta yang Masih Dipegang Guru
"Pelaku dan korban sampai berhenti di depan Polsek Cakung, dan korban sempat menendang kaca spion mobil hingga patah," jelasnya.
Tidak terima dengan sikap tersebut, OS pun langsung mengikuti kendaraan Moses dari arah belakang, dan kemudian terjadilah kecelakaan tersebut.
"Dikejar sama pelaku, sampai depan pintu tol Cakung - Kelapa Gading, baru itu korban tertabrak dari belakang hingga jatuh, dan terlindas," lugasnya.
Sebagai informasi, kecelakaan maut melibatkan satu sepeda motor jenis Honda PCX dan kendaraan mobil jenis Toyota Avanza terjadi di pintu masuk tol Cakung - Kelapa Gading, Jakarta Timur, Rabu (14/6) sekira pukul 08.42 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban bernama Moses Bagus Prakoso tewas usai terlindas mobil di bagian tubuhnya.
"Telah terjadi kecelakaan di pintu masuk Tol Cakung-Kelapa Gading antara motor Honda PCX nopol B 5595 KCH dengan mobil Avanza warna silver B 2926 KFI, dan korban meninggal dunia, usai diberikan penanganan pertama dengan kurun waktu dua jam oleh tim medis di Rumah Sakit (RS) Mitra Kelapa Gading," lugasnya.
Baca juga: Tidak ada Korban Jiwa di Tragedi Tabrakan Antara Angkot dan KRL Jakarta-Bogor di Citayam Depok
Ditambahnya, kejadian tersebut bermula saat kedua pengendara terlibat aksi kejar-kejaran hingga memasuki ruas jalan arteri, dan kemudian melintas di wilayah pintu masuk Jakarta Tol Road Development (JTD).
"Kedua kendaraan tersebut terpantau kejar-kejaran dijalan arteri yang mengakibatkan pengendara sepeda motor terjatuh dan terlindas oleh mobil Avanza," tuturnya.
Usai melindas korban, pengendara mobil langsung meningkatkan laju kendaraan melarikan diri ke pintu tol Cakung - Kelapa Gading.
Kini kasus tersebut dilimpahkan ke Kepolisian Unit Laka Lantas Satuan Wilayah (Satwilantas) Jakarta Timur, dan pengendara mobil masih dalam pengejaran.
"Kalo untuk pelaku sampai saat ini dalam proses lidik oleh penyidik Lakalantas Jakarta Timur. Pelaku proses pengejaran oleh penyidik Lantas," pungkasnya. (m37)
Berita Terkait
Baca Juga
Maling Motor di Sebuah Toko, Pelaku Terekam CCTV Melancarkan Aksinya Sembari Merokok |
![]() |
---|
Pemakaman Moses Bagus Prakoso, Korban Tabrak Lari di Pintu Masuk Tol Cakung, Ini Harapan Ibunda |
![]() |
---|
Tidak ada Korban Jiwa di Tragedi Tabrakan Antara Angkot dan KRL Jakarta-Bogor di Citayam Depok |
![]() |
---|
Parah! Rapat Paripurna DPRD Kota Depok Kembali Diskors Gara-Gara Dewan Bolos |
![]() |
---|
Sah Pemilu 2024 dengan Sistem Proporsional Terbuka, Imam Budi Hartono Ajak Tolak Money Politik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.