Berita UI

Prof. dr. Ardi Findyartini, Ph.D. Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Tetap di Fakultas Kedokteran UI

Motivasi dan pengembangan identitas profesional staf pengajar kedokteran sangat penting sehingga dapat selalu berperan dengan performa terbaik

|
Editor: Umar Widodo
Dok.Universitas Indonesia
Prof. dr. Ardi Findyartini, Ph.D., dalam pengukuhannya menjadi Guru Besar Tetap dalam bidang Ilmu Pendidikan Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Sabtu (11/2/2023). 

Prosesi pengukuhan Prof. Titien dipimpin oleh Rektor Universitas Indonesia, Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D., secara langsung di Aula IMERI, Kampus UI, Salemba, dan disiarkan secara virtual melalui kanal Youtube UI dan UITeve.

Turut hadir dalam pengukuhan guru besar tersebut, diantaranya Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU.; Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI dan Direktur Utama RSUP Sulianti Saroso, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH.; Plt. Sesditjen Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, dr. Soenarto; Direktur Utama RSCM, dr. Lies Dina Liastuti, SpJP(K), MARS, FIHA.; dan Guru Besar Departemen Pendidikan Kedokteran FKUI dan Perhimpunan Pengkaji Ilmu Pendidikan Kedokteran Indonesia, Prof. Dr. dr. Retno W. Subaryo, SpKK(K).

Baca juga: Terbaru 2023, Universitas Indonesia Masuk 10 Terbaik Perguruan Tinggi di Asia Tenggara

Baca juga: Daftar Rektor Universitas Indonesia dari Masa ke Masa, Nomor Lima Seorang Letnan Jenderal TNI

Prof. Titien menyelesaikan program studi Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan lulus menjadi dokter umum pada tahun 2002.

Kemudian, Prof. Titien melanjutkan pendidikannya dalam bidang Medical Education di Melbourne Medical School, Faculty of Medicine, Dentistry, and Health Science, University of Melbourne, Melbourne, Australia dan mendapatkan gelar PhD pada tahun 2007.

Sejak tahun 2009 beliau aktif mengajar di Departemen Pendidikan Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan dikukuhkan menjadi Guru Besar Pendidikan Kedokteran Pertama di FKUI pada usia 44 tahun.

Beberapa judul karya ilmiah beliau diantaranya adalah Strengthening Resilience in Medical and Health Professions Education: The Dynamic Interaction of Culture, Humanistic Environment, and Positive Role Modelling (2022);

Professional identity formation of medical teachers in a non-Western setting, Professional identity formation of medical students: A mixed-methods study in a hierarchical and collectivist culture (2022);

Collaborative clinical reasoning learning using an integrated care pathway in undergraduate interprofessional education: An explorative study (2022);

Dan Supporting newly graduated medical doctors in managing COVID-19: An evaluation of a Massive Open Online Course in a limited resource setting.

 

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved