Depok Hari Ini

Sidak Pembangunan Tower BTS di Beji, Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yeti Wulandari Diusir Pemilik Lahan

Sidak dilakukan untuk menanggapi keluhan warga Perumahan Palm Village Beji yang menolak pembangunan tower

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Ketua DPRD Kota Depok Fraksi Gerindra Yeti Wulandari (kiri) melakukan sidak pembangunan tower BTS yang dikeluhkan warga di Jalan Sempu Raya, Kecamatan Beji, Kota Depok pada Kamis (19/1/2023). 
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yeti Wulandari melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan menara BTS (Base Transceiver Station (BTS) milik PT Gihon Telekomunikasi Indonesia di Jalan Sempu Raya, Kecamatan Beji, Kota Depok, pada Kamis (19/1/2023).
Sidak dilakukan untuk menanggapi keluhan warga Perumahan Palm Village Beji yang menolak pembangunan tower.
Dalam sidaknya, wanita yang telah menduduki kursi wakil rakyat Kota Depok selama 13 tahun ini kemudian masuk ke lokasi pembangunan tower bersama dengan beberapa warga Palm Village Beji.
Lokasi pembangunan menara BTS itu sendiri berada di dalam kompleks pemukiman warga. 
Untuk mengakses lokasi, politisi Partai Gerindra ini bersama rombongan melewati satu pintu gerbang yang ditutup tetapi tidak terkunci.
Sekira 10 menit, ibu tiga orang anak inipun meninjau lokasi pembangunan. Dia sempat berbincang dengan kepala tukang dan meminta dihubungkan dengan pihak manajemen perusahaan pemilik BTS melalui sambungan telepon.
Namun dalam perbincangan melalui telepon yang di loudspeaker itu, terdengar pihak PT Gihon tidak kooperatif.
Saat sedang berbincang dengan kepala tukang, tiba-tiba seorang ibu keluar dari rumahnya sambil marah-marah. 
Ibu yang diketahui bernama Poppy itu marah-marah kepada Yeti dan rombongannya. Sambil mengambil video, dia mengusir Yeti karena masuk tanpa izin.
"Keluar kalian dari sini. Kalian masuk tanpa izin. Kalau tidak, saya akan panggil polisi," ucapnya.
Yeti sempat berdebat dengan Popy yang dikabarkan sebagai pemilik lahan lokasi pembangunan BTS itu.
"Bu, saya dari DPRD. Menara BTS ini belum memiliki izin resmi, makanya saya datang sidak ke sini. Kalau ibu mau panggil polisi, silahkan," ujar Yeti.
Setelah itu, Yeti pun mengalah dan angkat kaki dari lokasi pembangunan BTS.
Yeti lalu mengontak Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Depok untuk menyelesaikan persoalan BTS ini.
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved