Mahasiswa UI

Terbaru, 3 Mahasiswa Universitas Indonesia Temukan Cara Cepat Penurunan Stunting di Depok

Tiga mahasiswa Universitas Indonesia temukan cara cepat penurunan stunting di Depok. Nama aplikasinya Stunting Dapat Kita Atasi (SAKTI).

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Humas dan KIP UI
Terbaru, 3 Mahasiswa Universitas Indonesia Temukan Cara Cepat Penurunan Stunting di Depok 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Terbaru, 3 mahasiswa Universitas Indonesia temukan cara cepat penurunan stunting di Depok.

Mahasiswa Universitas Indonesia mencoba memberikan inovasi dalam membantu pemerintah untuk menurunkan angka stunting.

Kerja keras mereka pun membuahkan hasil. Sebuah aplikasi untuk mempercepatan penurunan stunting di Kotya Depok ditemukan.

Baca juga: Punya KUHP Buatan Indonesia, Ini Komentar Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia

Ketiga mahasiswa itu dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI).

Mereka adalah Audrey Hanifa Putri (2020), Anindya Nuzhmi Zharifa (2020), dan Nadira Yuthie Salwa (2020).

Stunting Dapat Kita Atasi (SAKTI)

Guna percepatan penurunan angka kejadian stunting di Kota Depok, tiga mahasiswa FKM UI itu membuat aplikasi bernama Stunting Dapat Kita Atasi (SAKTI).

SAKTI memiliki fitur segmentasi kelompok pengguna, yaitu kelompok “Orang Tua dan Anak” dan kelompok “Kader Posyandu”.

Melalui aplikasi ini, Pemerintah Kota Depok dapat memantau tumbuh kembang, asupan gizi, serta pola asuh yang diterapkan masyarakat.

“Kami berharap dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok untuk merealisasikan aplikasi SAKTI ini. Langkah ini dilakukan guna memberdayakan seluruh masyarakat Kota Depok agar secara mandiri mencegah terjadinyan stunting,” kata Audrey.

Gagasan SAKTI disertai dengan strategi marketing, pendanaan, serta potensi bisnis.

Baca juga: Dua Mahasiswa Universitas Indonesia Dinobatkan sebagai Duta Bahasa Nasional 2022

Berkat ide tersebut, Tim FKM UI berhasil memenangkan Juara 1 Kompetisi “Solusi Kreatif Depok Free Stunting 2022” yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Depok dan Bappeda Kota Depok.

“Depok Free Stunting 2022” merupakan kompetisi yang bertujuan untuk melahirkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat guna menemukan solusi dan rekomendasi terbaik dalam menurunkan isu stunting melalui inovasi digital dan sosial.

Kompetisi ini diselenggarakan sejak November 2022. Pada 24 November, dilakukan pengumpulan karya dan pada 29 November dipilih 10 tim terbaik.

Halaman
12

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved