Polemik SDN Pondok Cina 1, Komnas HAM Datang Merespon Permintaan Orangtua Murid
Komnas HAM mendengar secara langsung dari orangtua murid terkait permasalahan dari relokasi SDN Pondok Cina 1
Penulis: Gilar Prayogo | Editor: Vini Rizki Amelia
Namun kedatangan dari Satpol PP tersebut ditolak oleh orang tua murid yang bertahan di dalam sekolah.
Baca juga: UI GreenMetric Membangun Jejaring Internasional yang Kuat dari Berbagai Negara di Dunia
Kemudian pada pukul 11.58 WIB, seluruh anggota dan pimpinan Satpol PP meninggalkan lokasi SDN Pondok Cina 1, setelah adanya kesepakatan antara Satpol PP dengan kuasa hukum orangtua murid.
Kemudian menurut kuasa hukum orang tua murid, sampai dengan ditentukannya tanggal audiensi antara orangtua murid SDN Pondok Cina 1 dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terkait dengan polemik yang masih belum menemukan titik terang dari alih fungsi lahan.
Tim kuasa hukum dari orangtua murid, Francine Widjojo meminta kepada seluruh jajaran dari Pemkot Depok untuk tidak lagi melakukan upaya-upaya memasuki lahan SDN Pondok Cina 1 tanpa koordinasi terlebih dahulu.
Baca juga: Universitas Indonesia Gelar UIGreenMetrics World University Rangking 2022
"Iya, rencananya memang ada audiensi, waktunya nanti akan kami informasikan setelah kami komunikasi dan diskusi internal dulu," ungkap Francine kepada wartawan Wartakotalive.com
"Sampai dengan adanya audiensi, kami meminta untuk tidak ada lagi upaya-upaya semacam ini, entah upaya masuk ke sekolah atau lainnya. Intinya tidak ada upaya masuk ke sekolah ini tanpa ada koordinasi lah. Itu sudah disepakati," sambungnya.
Francine berharap semoga Pemkot Depok lebih bisa mendengarkan aspirasi dari orang tua murid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Komnas-HAM-SDN-Pocin-1-Depok.jpg)