Berita DPRD Kota Bogor

DPRD Kota Bogor Tampung Masukan Masyarakat Untuk Raperda Pemajuan Kebudayaan Sunda, Ini Poinnya

Pemerintah Kota Bogor Bidang Kebudayaan telah mengidentifikasi permasalahan terkait Penyelenggaraan Pemajuan Kebudayaan Sunda

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Vini Rizki Amelia
TribunnewsDepok.com/Cahaya Nugraha
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dengan Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) Penyelenggaraan Pemajuan Kebudayaan Sunda, Senin (5/12/2022). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan ( BAPPEDA) Kota Bogor, Cecep Zakaria memaparkan mengenai Penyelenggaraan Pemajuan Kebudayaan Sunda.

Terkait hal tersebut, Cecep mengatakan urusan Pemerintah Kota ( Pemkot) Bogor di bidang kebudayaan sudah mengidentifikasi permasalah yang terjadi.

Hal itu ia ungkapkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor di lantai 4 gedung DPRD, Jalan Pemuda, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat tepatnya di ruang paripurna, Senin (5/12/2022). 

"Ada beberapa permasalahan yang sudah coba diidentifikasi dalam dokumen perencanaan. Pertama, semakin kuatnya budaya asing terhadap budaya lokal yang berpotensi melunturkan warisan budaya nenek moyang terutama pada generasi muda," ucap Cecep.

 

Simak video terkait berikut ini:

 

Kedua, bagaimana mengembangkan dan melestarikan budaya yang dirasa belum dilakukan secara terpadu. 

"Saya kira dengan perda ini akan bisa memberikan bagaimana pengembangan budaya bisa lebih terpadu lagi," jelas Cecep. 

"Ketiga, belum optimalnya peran pemerintah, tokoh budaya, organisasi pelestarian budaya, pelaku seni budaya dan tokoh masyarakat lainnya untuk mendorong pengembangan pelestarian budaya, khususnya budaya lokal," sambungnya. 

Baca juga: Desa Puspasari Wakili Kabupaten Bogor dalam Lomba Lingkungan Bersih Sehat 2022

Dan terakhir, belum optimalnya perlindungan dan dukungan apresiasi terhadap budaya lokal. 

"Semoga di perda ini nanti juga diatur sehingga akan memberikan warna," tutup Cecep. 

Senada dengan itu, salah seorang budayawan, Jimi menuturkan bahwa saat ini kebudayaan lokal sedang berperang melawan teknologi. 

Baca juga: DPRD Kota Bogor Gelar RDP Soal Raperda Pemajuan Kebudayaan Sunda, Ini Kata Bappeda Kota Bogor

"Memang harus dijalankan terkait dengan Perda Pemajuan Kebudayaan Sunda kalo tidak saya khawatir kita akan kehilangan identitas, karena budaya inilah yang menguatkan identitas sebuah kota," ungkapnya tegas. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved