Jumat, 1 Mei 2026

Hari Santri Nasional

MUI Depok Ingin Santri Jadi Motor Penggerak Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Sebagai Sekretaris MUI Kota Depok, Khairulloh Ahyari mengatakan kaum santri harus jadi subyek dalam semua bidang kehidupan berbangsa dan bernegara

Tayang:
TribunnewsDepok.com
Anggota Komisi C DPRD Kota Depok Fraksi PKS yang juga Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok Khairulloh Ahyari 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Anggota Komisi C DPRD Kota Depok Khairulloh Ahyari menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional yang jatuh tiap tahunnya pada 22 Oktober.

Dengan peringatan HSN ini, Khairulloh berharap para santri mampu menjadi motor penggerak dalam memajukan bangsa dan negara.

“Kaum santri harus menjadi subyek dalam semua bidang kehidupan berbangsa dan bernegara,” tuturnya kepada TribunnewsDepok.com, Sabtu (22/10/2022).

Hari Santi Nasional dikatakan Khairulloh menjadi momentum untuk merenungkan Kembali makna resolusi jihad yang diserukan oleh KH. Hasyim Asyari.

Baca juga: Fraksi PKS Depok Khairulloh Jadikan Maulid Nabi Sebagai Ikhtiar Teladani Rasul dan Media Dakwah

“Tentu jihad hari ini adalah bersungguh-sungguh dalam membangun negeri, serta mewujudkan cita-cita NKRI,” tandas Khairulloh.

Tahun ini, HSN mengangkat tema Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok memaparkan mengenai sejarah ditetapkannya HSN.

Baca juga: Kecam Kenaikan Harga BBM, Khairulloh Ahyari: Pemerintah Harus Lebih Kreatif Atasi Defisit APBN

Ketika itu, lanjut Khairulloh, penetapan Hari Santri mengacu pada peristiwa yang terjadi pada 22 Oktober 1945.

Ketika itu, KH Hasyim Asy'ari yang menjabat sebagai Rais Akbar PBNU menetapkan fatwa dalam melawan kolonial Belanda di Surabaya yang disebut sebagai Resolusi Jihad. Isinya adalah sebagai berikut:

Baca juga: Khairulloh Ahyari Jadi Penguji Seleksi PKU MUI Depok, Kisahkan Soal 100 Persen Muslim dan Indonesia

 

Bismillahirrochmanir Rochim, Resoloesi : 

Rapat besar wakil-wakil daerah (Konsoel2) Perhimpoenan Nahdlatoel Oelama seloeroeh Djawa-Madoera pada tanggal 21-22 October 1945 di Soerabaja.

Mendengar :

Bahwa di tiap-tiap Daerah di seloeroeh Djawa-Madoera ternjata betapa besarnja hasrat Oemmat Islam dan ‘Alim Oelama di tempatnja masing-masing oentoek mempertahankan dan menegakkan agama, Kedaoelatan Negara Repoeblik Indonesia Merdeka.

Menimbang : 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved