Prakiraan Cuaca

BMKG Terbitkan Status Peringatan Dini Cuaca Tiga Hari ke Depan, Warga Kota Bogor Diimbau Waspada

BMKG Terbitkan Status Peringatan Dini Cuaca Tiga Hari ke Depan, Warga Kota Bogor Diimbau Waspada

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Dwi Rizki
BPBD Kota Bogor
Pohon tumbang di Jalan Lawanggintung, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat tepatnya depan malam Embah Dalem Batutulis. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Stasiun Klimatologi Jawa Barat menerbitkan status peringatan dini cuaca bagi Kota Bogor selama tiga hari, terhitung sejak 29-31Agustus 2022.

 

Terkait hal tersebut, masyarakat yang berada di wilayah Kab dan Kota Bogor, Kab Bekasi, Kab Karawang, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Cianjur, Kab Bandung Barat dan Kab Bandung untuk lebih waspada.

Sebab diperkirakan adanya potensi hujan yang dapat disertai kilat dan petir serta angin kencang pada waktu siang hingga menjelang malam hari pada tanggal 29 Agustus 2022.

 

Sementara tanggal 30 Agustus 2022 masyarakat yang berada di wilayah Kab dan Kota Bogor, Kab Cianjur Kab dan Kota Sukabumi agar lebih waspada adanya potensi hujan yang dapat disertai kilat dan petir serta angin kencang pada waktu siang hingga menjelang malam hari. 

 

Selanjutnya, 31 Agustus 2022 Kab dan Kota Bogor, Kab dan Kota Bekasi, Kab Karawang, Kab Purwakarta, Kab Subang, Kab Cianjur, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Bandung dan Kab Bandung Barat masyarakat diminta untuk waspada adanya potensi hujan yang dapat disertai kilat dan petir serta angin kencang pada waktu siang hingga menjelang malam hari. 

Diberitakan sebelumnya, Intensitas hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak Sabtu (27/8/2022) di wilayah Kota Bogor dan sekitarnya mengakibatkan sebanyak 25 titik bencana terjadi di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat. 

 

"Setidaknya banjir lintasan terjadi di 11 titik, atap (asbes) terbang dua titik, yang melibatkan satu posyandu di cipaku, tanah longsor tujuh titik, dan pohon tumbang lima titik,” ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Theofilo Patrocinio 

 

Theo menuturkan bahwa kejadian paling banyak di wilayah Kecamatan Bogor Selatan, setidaknya ada 12 titik bencana di sana. 

Baca juga: Kejari Kabupaten Bogor Ungkap Kasus Dugaan Korupsi RSUD Bogor Utara, Kerugian Capai Rp 46 Miliar

Baca juga: Beda dengan Suami, Putri Candrawathi Tak Pakai Baju Tahanan Dalam Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J

"Selanjutnya untuk wilayah Kecamatan Bogor Utara ada delapan titik, Bogor timur dua titik, Bogor Tengah dua titik, dan terakhir ada di Kecamatan Bogor Barat, satu titik bencana," kata Theo. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved