Berita Video

VIDEO : Harkat dan Martabat Keluarga Terluka Menjadi Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir Yosua

Dalam kesempatan itu Andi Rian juga mengungkapkan adanya unsur perencanaan dalam pembunuhan itu.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Alex Suban

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIMANGGIS - Penyidik Tim Khusus Mabes Polri mengungkapkan pengakuan Irjen Ferdy Sambo terkait motif dirinya membunuh Brigadir Yosua karena terlukanya harkat dan martabat keluarga..

Hal ini disampaikan setelah pemeriksaan pertama Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (11/8/2022).

Dirpidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menyampaikan "Tersangka FS mengatakan dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya PC yang telah mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang yang dilakukan oleh almarhum Yosua".

Simak Video Berikut :

Dalam kesempatan itu Andi Rian juga mengungkapkan adanya unsur perencanaan dalam pembunuhan itu.

"Oleh karena itu kemudian tersangka FS memanggil tersangka RR dan tersangka RE untuk melakukan pembunuhan terhadap almarhum Yosua" ujar Ketua Tim Penyidik Timsus Polri ini..

"Bersamaan itu tim juga sudah melakukan pemeriksaan tambahan terhadap 3 tersangka lainnya tapi bertempat di Bareskrim. Untuk tersangka FS kita lakukan di Mako Brimob Polri," tandasnya.

Baca juga: VIDEO : Irjen Ferdy Sambo Akan Mengikuti Proses Hukum yang Berjalan

Baca juga: Akui Khilaf, Irjen Ferdy Sambo Minta Maaf Telah Rekayasa Pembunuhan Berencana Brigadir J

Pemeriksaan tersangka, lanjut Andi Rian sudah dilakukan sejak pukul 11.00 WIB sampai 18.00 WIB.

Perihal pengakuan Bharada E yang diperintahkan menembak oleh Ferdy Sambo, Andi Rian mengatakan hal itu bukanlah menjadi patokan Timsus Polri dalam menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka.

"Syukur ini tersangka (Bharada E) bunyi, kalau enggak ngomong sekalipun tidak ada masalah, kita sudah punya alat bukti untuk memberikan sanggahan terhadap yang bersangkutan dan siap untuk kita bawa ke pengadilan," akunya.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved