Berita Video

VIDEO : Keluarga Minta Otopsi Ulang Jenazah Brigadir Josua

Kamarudin beberkan luka lainnya pada tubuh Yosua misalnya di bawah telinga ada luka robek sekira 10 centimeter atau sejengkal orang dewasa.

Penulis: Ramadhan LQ | Editor: Alex Suban

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Tim kuasa hukum almarhum Brigadir Nopryansah Josua Hutabarat atau Brigadir J meminta dilakukan autopsi ulang terhadap jenazah kliennya tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Tim penasihat hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak, saat membuat laporan polisi ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (18/7/2022) pagi.

Simak Video Berikut :

Pasalnya, sejumlah pihak mempertanyakan hasil autopsi jenazah Brigadir J, termasuk pihak keluarga korban sendiri.

"Informasinya di media sudah diautopsi," ujar Kamaruddin Simanjuntak di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin.

"Tetapi, apakah autopsinya benar atau tidak karena ada dugaan di bawah kontrol atau pengaruh kita tidak tahu kebenarannya," lanjut dia.

Selain itu, ia mengatakan terdapat organ di dalam tubuh jenazah Brigadir J yang sudah tidak ada, sehingga autopsi ulang mesti dilakukan.

"Jadi perlu autopsi ulang sama visum et repertum ulang," katanya.

Baca juga: Anaknya Dibunuh di Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo, Orangtua Brigadir Yosua Hutabarat Trauma

Baca juga: Ini Hal yang Mendasari Kuasa Hukum Laporkan Kasus Tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat ke Bareskrim

Sebelumnya diberitakan, tim kuasa hukum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat mendatangi gedung Bareskrim Polri Jakarta Selatan untuk membuat laporan kematian kliennya pada Senin (18/7/2022).

Namun demikian orang yang dilaporkan masih dalam penyelidikan karena kasus kematian Yosua di rumah dinas Kadiv Propam Mabes Polri Kompleks Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved