DPRD Kota Bogor

DPRD Kota Bogor Mediasi Persoalan Warga BMW dengan Pihak Developer, Ini Kata Atang Trisnanto

Tindaklanjuti aspirasi warga DPRD Kota Bogor mediasi persoalan warga BMW dengan pihak developer. Ini penjelasan Atang Trisnanto.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Dok. Humpro DPRD Kota Bogor
DPRD Kota Bogor Mediasi Persoalan Warga BMW dengan Pihak Developer, Ini Kata Atang Trisnanto. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - DPRD Kota Bogor mediasi persoalan warga BMW dengan pihak developer, Ini kata Atang Trisnanto.

Belum genap dua pekan setelah warga Perumahan Bukit Mekar Wangi (BMW) Bogor mengadukan nasibnya kepada Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto dan Ketua Komisi IV Karnain Asyhar pada Rabu (15/6/2022).

DPRD Kota Bogor pun langsung menindaklanjuti aspirasi  tersebut dengan mengundang berbagai pihak terkait  di  Ruang Rapat Badan Musyawarah (Bamus), Gedung DPRD Kota Bogor, Senin (27/6/2022).

Rapat mediasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, Ketua Komisi I Safrudin Bima, Ketua Komisi IV Karnain Asyhar, dan Anggota Komisi III Lusiana Nurrissiyadah.

Baca juga: Cafe Elvis Grup Holywings Ditutup, Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Dukung Langkah Bima Arya

Hadir langsung puluhan warga sektor III Perumahan BMW, pihak pengembang (developer) PT. Manakib Realty, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim), dan  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kemudian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perhubungan (Dishub), Bagian Hukum, Bagian Pemerintahan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor, Camat Tanah Sareal, dan Lurah Mekarwangi.

“Rapat hari ini merupakan upaya mediasi yang kami lakukan sebagai tindak lanjut permasalahan yang disampaikan warga kepada saya dua pekan lalu, agar ditemukan solusi yang konkrit dan terukur. Untuk itu langsung kami hadirkan lengkap perwakilan warga, pengembang perumahan, dan semua pihak yang berwenang baik kelurahan, kecamatan, SKPD terkait, dan BPN,” kata Atang Trisnanto.

Baca juga: Dadang Iskandar Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Berharap Ekonomi Kreatif Digalakkan

Perwakilan warga sektor III Perumahan BMW, Handry Thio, mengatakan, terdapat lima poin keluhan warga terhadap pengembang perumahan.

Pertama adalah belum diselesaikannya legalitas kepemilikan rumah hingga hari ini.

“Sebagian besar warga belum mendapatkan legalitas atas kepemilikan tanah dan rumah meskipun sudah membayar tunai maupun melunasi kewajiban angsuran. Padahal kami sudah belasan hingga puluhan tahun tinggal disini,” ujar Handry.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved