Buntut Dugaan Penyelewengan Dana, Anies Baswedan Diminta Ungkap Kerja Sama dengan ACT
Buntut Dugaan Penyelewengan Dana, Anies Baswedan Diminta Ungkap Kerja Sama dengan ACT
Adib mengatakan, menyita perhatian publik karena di tengah keadaan ekonomi sekarang, justru petinggi lembaga itu diduga menyelewengkan dana umat.
Aparat penegak hukum atau stakeholder terkait bisa saja mendalami keterlibatan kemungkinan adanya program ACT memakai dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta.
“Kalau ini memakai (APBD) misalnya, ya Kejati DKI Jakarta harus turun tangan menyelidiki secara maksimal atau intensif. Itu sesuai atau tidak peruntukkannya, programnya bagus atau tidak, jangan sampai program ini nanti asal-asalan,” ungkapnya.
Seperti diketahui, Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) sempat ramai dibicarakan karena para petingginya diduga menyelewengkan donasi publik. Berita tersebut berawal dari Majalah Tempo dengan judul 'Kantong Bocor Dana Umat'.
Diduga ACT menggunakan dana yayasan untuk keperluan pribadi, di antaranya: membeli rumah, perabotan, hingga transfer uang belasan miliar ke anggota keluarganya.
Selain keperluan pribadi, para pimpinan ACT juga diduga menerima gaji sebesar Rp 250 juta dengan fasilitas yang mewah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Anies-Baswedan-dan-Ahmad-Riza-Patria-1.jpg)