Kasus Pencabulan Anak

Guru Agama Cabul di Depok Sering Nonton Video Porno dari Hasil Penelusuran Jejak Digital oleh JPU

Dalam persidangan, tim jaksa memaparkan adanya beberapa jejak digital dari barang bukti berupa handphone milik terdakwa yang ada jejak pornografi

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Umar Widodo
TribunnewsDepok.com/Vini Rizki Amelia
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Depok saat bersidang di Pengadilan Negeri Depok, Cilodong dalam perkara pencabulan yang dilakukan guru agama kepada 10 santri di Kota Depok, Senin (30/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, Vini Rizki Amelia

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Sidang pencabulan yang dilakukan oleh guru agama di Kota Depok, MMS (69) kembali di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Cilodong, Kota Depok, Senin (30/5/2022) secara video conference.

Agenda pada sidang ketiga ini adalah mendengarkan keterangan ahli yang dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan dilanjutkan pemeriksaan terdakwa dengan membongkar jejak digital milik terdakwa berupa satu unit handphone.

Kepala Seksi Intelijen Andi Rio R. Rahmatu, S.H, M.H mengatakan, ada tiga ahli yang dihadirkan JPU dari Rumah Sakit Bhayangkara TK. I. R. Sukanto, Jalan Raya Bogor, Kramatjati Jakarta Timur, diantaranya dr. Anggia Widyasari, dr. Niken Budi, S. Sp.F MH.Kes, dan dr. Kesty Rama Danty. 

"Ya, terkait dengan tiga saksi tersebut seluruh keterangannya berdasarkan keilmuan sangat mendukung dengan apa yang telah didakwakan oleh Jaksa," papar Andi Rio kepada TribunnewsDepok.com, di Kejari Depok, Cilodong, Kota Depok, Senin (30/5/2022).

Baca juga: Sidang Pencabulan Guru Agama di Depok Berlanjut, 10 Anak Korban Jadi Saksi 

Dalam persidangan, tim jaksa memaparkan adanya beberapa jejak digital dari barang bukti berupa handphone milik terdakwa yang ada jejak penulusuran situs-situs video seksi artis.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, lanjut Andi Rio, salah seorang tim JPU yakni Alfa Dera mendapati beberapa video artis yang salah satunya menghadirkan tontonan berupa tato seksi artis wanita berinisial CE.

Video tersebut diketahui kerap dilihat atau di akses terdakwa pada saat tengah malam.

Ketua Majelis Hakim Ahmad Syafiq dalam persidangan pun menyampaikan sarannya kepada terdakwa agar tidak menonton video-video seksi ketika sedang bernafsu.

Ahmad Syafiq yang juga menjabat sebagai Ketua PN Depok ini meminta terdakwa untuk berpuasa guna meredam hawa nafsu ketimbang menonton video-video syur yang bisa membangkitkan hawa nafsu terdakwa.

Baca juga: Dalami Kasus Pencabulan Guru Ngaji di Beji, Kajari Depok Turun Tangan-Tergabung Dalam Tim Peneliti

Berdasarkan pemeriksaan, terdakwa mengakui bahwa telah melakukan seluruh perbuatan sebagaimana dakwaan Jaksa, terdakwa pun, kata Andi Rio mengaku menyesali perbuatannya tersebut.

Jaksa mendakwa MMS (69) yang merupakan seorang oknum guru ngaji, telah melakukan pencabulan terhadap 10 santriwati Majelis Taklim Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok.

Dari hasil visum dan juga keterangan serta informasi dari para ahli, membenarkan adanya bukti yang berasal dari pencabulan.

Kasus yang sempat menghebohkan Kota Depok pada akhir tahun kemarin ini ditangani langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Depok Mia Banulita, S.H., M.H yang bertindak sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) bersama 3 jaksa lainnya yakni Arief Syafrianto, Putri Dwi Astrini dan Alfa Dera. 

JPU mendakwa MMS telah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur pada Pasal 82 ayat (1), ayat (2), ayat (4) Jo pasal 76 E Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia Nomor Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 65 ayat I KUHP 

Sidang tuntutan sedianya akan dilaksanakan 2 minggu kemudian pada tanggal 13 Juni 2022 di Pengadilan Negeri Depok.

 

 

 

Sumber: Tribun depok
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved