Berita Nasional

Difitnah di Tengah Kongres XVI DPP KNPI, Haris Pertama Bakal Lapor Polisi

Difitnah di Tengah Kongres XVI DPP KNPI, Haris Pertama Bakal Lapor Polisi. Berikut Selengkapnya

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Ketua UMUM DPP KNPI Haris Pertama memberikan sambutan saat Kongres XVI di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara pada Selasa (17/5/2022). Adapun kongres ini digelar dari 15-22 Mei di Provinsi Maluku Utara 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) bakal mempolisikan pihak yang menyebarkan fitnah kepada Ketua Umum Haris Pertama.

Kabar fitnah dalam bentuk flyer itu disebarkan melalui grup aplikasi WhatsApp ‘Eksponen Pemuda Indonesia’ ketika DPP KNPI tengah menggelar Kongres XVI di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Kamis (19/5/2022).

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menyesalkan ada pihak yang menyebar kabar hoaks dan fitnah kepadanya. Apalagi fitnah itu juga ada yang bermuatan ajakan untuk memboikot Kongres XVI di Kota Ternate.

 

“Saya mendesak kepada jajaran kepolisian agar mengusut semua oknum yang ada dalam grup WhatsApp Eksponen Pemuda Indonesia karena mereka meneruskan berita hoaks. Mereka juga menyebarkan fitnah keji dengan merusak nama baik saya serta perpecahan pada kaum pemuda Indonesia,” kata Haris pada Kamis (19/5/2022).

 

Menurut dia, penyelidikan yang dilakukan polisi sangat penting guna memberi pembelajaran kepada siapapun untuk menjaga persatuan dan kesatuan antarpemuda.

Dia juga berharap, kejadian tersebut tidak terulang kembali di kemudian hari.

 

“Kami sangat menyayangkan adanya kabar hoaks yang disebarkan melalui aplikasi WhatsApp,” ujar Haris.

Baca juga: Kontrak Habis Oktober 2022 Mendatang, Perumda Pasar Jaya Tegaskan Tak Akan Bongkar Mal Blok M

Baca juga: Usung Konsep Gembira Belajar, Cakra Buana Kembangkan Potensi-Bikin Anak Senang Belajar di Sekolah

Sementara itu Ketua Steering Comite (SC) Choir Syarifudin, berjanji akan melaporkan oknum masyarakat itu kepada polisi karena perbuatannya dapat merusak nama baik DPP KNPI. Apalagi, kata dia, Kongres XVI ini telah diapresiasi oleh Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, yang hampir setiap hari datang sebagai tamu undangan dalam acara yang digelar dari 15 Mei sampai 22 Mei 2022.

 

“Kami akan melapor kepada polisi, karena melihat semangat pemuda untuk melihat kongres ini sangat baik, namun dinodai oleh fitnah. Kehadiran pemuda juga menjadi magnet bagi rakyat karena DPP KNPI di bawah pimpinan Haris Pertama mengutamakan fungsi KNPI untuk rakyat,” katanya.

 

Sedangkan Ketua Penyelenggara Kongres XVI Amin Ngabalin memastikan, bahwa kabar yang beredar adalah palsu dan sebuah fitnah keji untuk menyudutkan sosok Haris. Sebagai warga negara, Haris maupun KNPI dapat melaporkan hal itu kepada polisi.

 

Amin menilai, penyebar fitnah tersebut memiliki watak sama seperti otak kolonial penjajah yang berusaha memecah belah Pemuda Indonesia. Karena itu, dia meminta kepada Polri agar menindak oknum masyarakat yang menyebarkan fitnah itu.

 

“Sedih rasanya dengar dan membaca berita hoaks yang keji ini, di mana rakyat Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara dan seluruh pemuda Indonesia berkumpul di Kota Ternate menyelenggarakan Kongres KNPI tapi dirusak oleh oknum otak kolonialis,” kata Amin.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved