Kriminalitas
Kisah Cinta Segitiga Berujung Maut, Pejabat Teras di Kota Makassar Jadi Otak Pembunuhan
Pejabat teras di Kota Makassar jadi otak pembunuhan. Kisah cinta segitiga berujung maut. Menyukai perempuan yang sama.
Seperti terlihat dalam rekamaan CCTV, saat korban melintas di jalan mengendarai motor Mio hitam berplat nomor DD 4412 DY, di kiri belakang Najamuddin terlihat ada motor Beat dengan nomor polisi DD 5951 KD.
Hanya dalam hitungan detik tiba-tiba motor Najamuddin oleng dan jatuh. Ternyata Najamuddin terjatuh lantaran ditembak oleh oknum polisi berinisial SL yang mengendari motor Beat.
"Jadi untuk eksekutornya adalah oknum dari kita, oknum anggota Polri berinisial SL," kata Kombes Pol Budhi Haryanto.
Pistol Beli di Onlie dan Dapat Rp 85 Juta
Kombes Pol Budhi Haryanto menyampaikan bahwa pistol jenis Revolver yang digunakan oknum polisi dibeli dari online.
Setelah diselidiki ternyata penyedia pistol tersebut terkait dengan jaringan teroris.
Kemudian diketahui bahwa okonum polisi itu mendapat tanda terima kasih berupa uang tunai Rp 85 juta.
Dia menambahkan, masing-masing tersangka yakni IA, SL, HKN dan A. Keempat pelaku ini mempunyai peran berbeda.
Tersangka dalam kasus penembakan itu ada 4 orang. Mereka adalah IA, SL, HKN, dan A. Selain oknum polisi, merupka juga adalah oknum pegawai di lingkungan Pemkot Makassar.
"Jadi saya ulangi tidak ada teror di Kota Makassar ini, tapi ini adalah motif atau masalah pribadi," tandas Kombes Pol Budhi Haryanto.
Berita ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Polisi SL Eksekutor Penembakan Pegawai Dishub Makassar, Senjata Dibeli Online dari Jaringan Teroris Penulis: Muslimin Emba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Foto-Cinta-Segita-ASN-Makassar.jpg)