Bulan Suci Ramadan
Inilah Tradisi Unik Masyarakat Menyambut Ramadan di Tujuh Negara di Dunia
Tradisi unik masyarakat menyambut Ramadan di tujuh negara di dunia. Di Singapura, Malaysia, Indonesia, dan India.
Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Inilah tradisi unik masyarakat menyambut Ramadan di tujuh negara di dunia.
Umat Islam bersuka cita menyambut kedatangan bulan suci Ramadan. Sebab, bulan Ramadan merupakan bulan pengampunan dan bulan penuh berkah.
Beragam tradisi dilakukan masyarakat dalam menyambut bulan suci Puasa. Tidak hanya di Indonesia, di sejumlah negara di dunia juga memiliki tradisi unik dalam menyambut Ramadan.
1. Malaysia, Bubur Lambuk
Malaysia memiliki tradisi Ramadan yang lezat di mana bubur lambuk, juga dikenal sebagai bubur rempah Malaysia, disajikan.
Dikutip dari .havehalalwilltravel.com, bubur lumbuk umumnya disiapkan dalam porsi besar untuk dibagikan kepada masyarakat.
Bubur ini terdiri dari daging sapi, udang kering, bawang putih dan bumbu. Terkadang, itu juga disajikan sebagai hidangan buka puasa saat berjamaah di masjid.
2. Singapura, Bazar Ramadhan
Singapura mungkin merupakan negara minoritas Muslim tetapi tradisi Ramadan ini dirayakan secara luas oleh warga Singapura dari semua lapisan masyarakat.
Setiap tahun, bazaar Ramadan diadakan dan masyarakat dapat menikmati berbagai makanan dan jajanan yang populer selama Ramadan.
Apam balik, Ramly burger, ayam percik, dan murtabak adalah beberapa favorit pengunjung di bazaar Ramadan Singapura.
3. Indonesia, Tradisi Meugang
Tradisi Ramadan di Indonesia sangat beragam, dan terkadang unik di setiap daerah termasuk Meugang, sebuah tradisi yang dilestarikan oleh masyarakat di Aceh.
Setiap Ramadhan, daging disiapkan dan dimasak secara tradisional, yang kemudian dibagikan kepada keluarga, teman, dan panti asuhan setempat.
Meugang adalah tradisi penting karena melambangkan tindakan syukur atas berkah yang telah diterima sepanjang tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Mesaharaty-Timur-Tengah.jpg)