Bulan Suci Ramadan

Inilah Tradisi Unik Masyarakat Menyambut Ramadan di Tujuh Negara di Dunia

Tradisi unik masyarakat menyambut Ramadan di tujuh negara di dunia. Di Singapura, Malaysia, Indonesia, dan India.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
Inilah Tradisi Unik Masyarakat Menyambut Ramadan di Tujuh Negara di Dunia. 

Meugang adalah tradisi penting karena melambangkan tindakan syukur atas berkah yang telah diterima sepanjang tahun.

4. Timur Tengah, Mesaharaty

Ternyata membangun orang untuk sahur bukan hanya tradisi di Indonesia. Di sejumlah negara tradisi tersebut juga hanya ada di Ramadan.

Negara yang melakukan tradisi bangun sahur juga ada di Timur Tengah. Nama tradisinya Mesaharaty. Di Arab Saudi, Mesir, dan Yaman tradisi itu sudah berabad-abad lamanya.

Tradisi membangunkan sahur juga ada di negara Timur Tengah. Nama tradisinya Mesaharaty
Tradisi membangunkan sahur juga ada di negara Timur Tengah. Nama tradisinya Mesaharaty (Istimewa)

Di negara tersebut masyarakatnya membangunkan sahur dengan menabuh genderang atau mengetuk pintu dengan tongkat.

Namun, di tempat-tempat seperti Lebanon, Suriah, dan Palestina, peluit digunakan sebagai gantinya! Jika mereka melewati rumah orang yang mereka kenal, mereka akan memanggil nama mereka juga!

5. Mesir, Fanous

Di Mesir, ada tradisi Ramadhan di mana penduduk setempat akan menghiasi rumah mereka dengan fanous, yang juga dikenal sebagai 'lentera' dalam bahasa Arab.

Lampion ini juga bisa Anda lihat di tempat-tempat umum yang biasa digunakan untuk memeriahkan suasana kemeriahan di bulan Ramadan.

Tradisi menyambut Ramadan di Mesir adalah menghiasi rumah dengan lampu-lampu lampion atau Fanous.
Tradisi menyambut Ramadan di Mesir adalah menghiasi rumah dengan lampu-lampu lampion atau Fanous. (Istimewa)

Pemandangan lampion gantung ini semakin indah setelah matahari terbenam saat Anda melihatnya menerangi jalan di mana umat Islam akan berjalan ke masjid untuk sholat tarawih.

6. Bosnia Herzegovina, Benteng Kuning Meriam

Orang-orang Bosnia-Herzegovina mempraktikkan tradisi Ramadan yang unik di mana mereka akan menembakkan meriam sebelum berbuka puasa.

Yang istimewa dari itu adalah mereka tidak menggunakan meriam biasa. Misalnya, meriam di gedung Yellow Bastion dikatakan berumur ratusan tahun.

Tradisi masyarakat Bosnis Herzegovina menyalakan meriam sebelum berbuka puasa.
Tradisi masyarakat Bosnis Herzegovina menyalakan meriam sebelum berbuka puasa. (Istimewa)

Penduduk setempat juga menikmati menonton tradisi ini sambil piknik, dan deru meriam juga sering disambut dengan sorak-sorai!

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved