Berita Ekonomi

Melantai di Pasar Bursa dan Jadi Bank Digital, Kinerja BJB Syariah Bakal Positif

Melantai di Pasar Bursa dan Jadi Bank Digital, Kinerja BJB Syariah Bakal Positif

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Ilustrasi Pasar Bursa 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - BJB Syariah berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada tahun 2022.

Langkah tersebut diyakini akan memperkuat tata kelola perusahaan (GCG), lebih akuntabel dan transparan dalam menjalankan bisnis perbankan. 

Nantinya hasil IPO dari BJB Syariah yang merupakan anak usaha PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (BJBR) itu digunakan untuk peningkatan modal, ekspansi kredit.

Selain itu, digunakan untuk pengembangan infrastruktur Teknologi Informasi termasuk pengembangan produk digital sebagai salah satu langkah untuk menjadi bank digital. 

Pengamat Ekonomi Syariah IPB, Irfan Syauqi Beik menilai, target BJB Syariah menjadi bank digital merupakan langkah tepat.

Mengingat ke depan akan semakin bagus seiring semakin meratanya akses teknologi dan literasi keuangan.

Bank digital, menurut Irfan, juga akan membuat bisnis perbankan semakin efisien. 

"Kalau kita lihat arahnya menuju bank digital tentunya ini akan meningkatkan efisiensi selain itu juga melakukan relevansi antara kebutuhan masyarakat dengan bank. Jangan sampai bank tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini yang semakin butuh cepat," ujar Irfan dalam siaran tertulis pada Senin (3/7/2022). 

Baca juga: Kinerja Kinclong, Direktur Utama Bank Bjb Ajak Investor Tak Sia-siakan Right Issue Bank Bjb

Baca juga: Miliki Jaringan di 14 Provinsi, bank bjb Terima Kunjungan Studi Banding BPD Kalteng dan BPD Sumut

Ia optimis, dengan dukungan induk, yaitu BJBR, rencana aksi korporasi tersebut akan berjalan mulus dan pada akhirnya akan menguatkan struktur permodalan BJB Syariah itu sendiri yang akan terjun ke bank digital.

"IPO salah satu cara mendapatkan tambahan modal untuk penguatan bisnis, ekspansi perusahaan. Jadi rencana BJB Syariah untuk menjadi bank Tbk ini merupakan suatu langkah yang baik," kata Irfan.

Meski demikian kata dia, rencana IPO ini meski dimatangkan sebaik mungkin, agar proses IPO ini bisa berjalan baik dan sambutan para investor terhadap saham BJB Syariah positif.

Seperti, kejelasan mulai target volume yang disasar berapa rupiah, dan akan digunakan untuk apa saja, agar investor semakin tertarik.  

Untuk itu, manajemen BJB Syariah harus memiliki komunikasi publik yang jelas dan baik.

Jangan sampai proses IPO ini ada sentimen buruk dari para calon investor.

Pasalnya, akan mempengaruhi nilai IPO itu sendiri. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved