Rabu, 15 April 2026

Virus Corona

Tak Pernah Tes PCR, Jamaludin Dinyatakan Terpapar Covid-19 RS Brawijaya Depok

Tak Pernah Tes PCR, Jamaludin Dinyatakan Terpapar Covid-19 RS Brawijaya Depok

Penulis: Alex Suban | Editor: Dwi Rizki
Humas PBSI
Ilustrasi Tes PCR 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Peristiwa tak mengenakkan menimpa Jamaludin pada Rabu (9/2/2022) lalu.

Melalui Aplikasi PeduliLindungi, pukul 03.00 WIB dini hari, ia menerima pesan singkat dan dinyatakan positif Covid-19 melalui keterangan tes PCR dari Rumah Sakit (RS) Brawijaya Depok.

Notifikasi itu ditandai dengan berubahnya warna status dirinya di Aplikasi PenduliLindungi.

Dari yang sebelumnya berwarna hijau, kini menjadi warna hitam yang mengartikan dirinya terpapar Covid-19.

Padahal, Jamaludin mengaku tak pernah menjalani tes PCR dimanapun, termasuk di RS Brawijaya.

Kalang kabut, Jamaludin segera mengubungi call center layanan PeduliLindungi di 119. Dari sambungan telepon, Jamaludin hanya menerima jawaban bahwa Aplikasi PeduliLindungi hanya menerima info data dari laboratorium rumah sakit yang bersangkutan.

Singkatnya, mereka hanya berhak melakukan input data dan tak punya akses untuk mengubah data. 

"Jadi yang bisa melakukan perubahan itu dari pihak RS Brawijaya Depok," kata Jamaludin saat dihubungi pada Jumat (11/2/2022), siang.

Baca juga: Pembantu Rumah Tangga yang Dibunuh Kekasihnya di Bogor Dikenal Baik, Ini Pengakuan Sang Majikan

Baca juga: RS Akui Keliru Input Data, Jamaludin Tidak Pernah Ikut Tes PCR Dinyatakan Terpapar Covid-19

Lebih lanjut, pria berusia 37 tahun ini menambahkan, dirinya segera menghubungi call center RS Brawijaya.

Namun, sambungan telepon tak kunjung dibalas.

 

"Nada sambungan aktif tapi gak ada yang angkat," sambungnya.

Tak habis akal, Jamaludin menghubungi call center IGD RS Brawijaya Depok. Ia berharap, pihak IGD bisa menyampaikan keluhannya kepada pihak lab. Sambungan telepon pun terhubung dan pihak IGD RS Brawijaya bersedia menyampaikan keluhan tersebut.

 

"Kemudian pagi nya saya di hubungi kalau misalkan data nya gak bisa diubah dari mereka (RS Brawijaya)," jelas Jamaludin.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved