Kabupaten Bogor

Tiga Kasus Berturut-turut, Ketua DPRD Rudy Susmanto Minta Pelaku Kekerasan Seksual Dihukum Berat

Rudy Susmanto meminta, kasus pemerkosaan yang marak terjadi di Kabupaten Bogor belakangan ini pelakunya harus diberikan sanksi hukuman berat

Editor: murtopo
Warta Kota
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengaku sangat prihatin atas tiga kasus pelecahan dan kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi berturut-turut di Kabupaten Bogor.

Rudy Susmanto mengatakan lembaganya menjadikan tiga kasus ini sebagai atensi dan akan mengawal proses hukumnya.

Rudy Susmanto meminta, kasus pemerkosaan yang marak terjadi di Kabupaten Bogor belakangan ini pelakunya harus diberikan sanksi hukuman berat untuk memberikan efek jera.

Seperti diketahui kasus perkosaan dilakukan oleh S pengemudi ojek online yang memperkosa anak penyandang disabilitas di Kecamatan Caringin.

Baca juga: Miris, Angka Kekerasan dan Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Kota Depok Meningkat Tahun 2021

Kemudian MW (38) yang memperkosa putri kandungnya sendiri di Kecamatan Rumpin.

Serta kasus pelecahan seksual yang dilakukan MP alias Gopal Junior (30) pelatih futsal terhadap siswanya di salah satu sekolah di Kecamatan Cileungsi.

"Kami sangat prihatin atas tiga kasus yang terjadi berturut-turut. Tega sekali ada orangtua yang menghancurkan masa depan anaknya sendiri, dan juga ada guru yang berperilaku seperti itu," ujar Rudy.

Rudy meminta, tiga kasus yang sudah masuk tahap penyidikan di kepolisian ini diproses dengan seadil-adilnya. Para pelaku, kata Rudy, harus dituntut dengan hukuman maksimal.

Baca juga: Kejahatan Seksual di Bogor, Begini Modus Oknum Pelatih Futsal di Bogor Jebak Anak Didiknya

"Ini jadi atensi dan perhatian publik, kami harap aparat penegak hukum memberikan rasa keadilan bagi para korban," katanya.

Sementara untuk para korban, Rudy meminta agar pemerintah memberikan pendampingan psikolog untuk menghilangkan traumatik yang dialami korban.

"Korban harus diberikan perlindungan, privasinya harus dijaga dengan baik, dan diberikan pendampingan psikolog," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, KH Agus Salim mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai agama dalam lingkungan keluarga dan lingkungan sosial.

Baca juga: Tak Ingin Teman-temannya Jadi Korban Pelecehan Seksual, Siswa Kelas XII Ini Ungkap Penyimpangan Guru

Agus mengatakan, perbuatan yang dilakukan para pelaku sangat berlawanan dengan nilai-nilai agama manapun, dan juga nilai sosial yang berlaku di masyarakat.

"Kasus ini harus menjadi teguran bagi kita agar tidak abai dengan lingkungan, menanamkan nilai agama wajib kita baik untuk diri sendiri, di lingkungan keluarga, dan juga dilingkungan sosial kita," kata dia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved