Jumat, 24 April 2026

Berita UI

Mengenal Sosok Dr Agung Waluyo: Ahli Perawatan Pasien Kanker dan HIV dari Universitas Indonesia

Selain menjabat sebagai Direktur Pengmas UI, Agung juga berprofesi sebagai dosen Fakultas Ilmu Keperawatan UI.

Penulis: Alex Suban | Editor: murtopo

Laporan Tribun News Depok, Muhamad Fajar Riyandanu

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Direktur Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (Pengmas) Universitas Indonesia (UI), Agung Waluyo, lahir 52 tahun lalu di Jakarta.

Ia besar di Kampung Bule, Jalan Jaksa, Menteng, Jakarta Pusat.

Selain menjabat sebagai Direktur Pengmas UI Agung juga berprofesi sebagai dosen Fakultas Ilmu Keperawatan UI. Agung merukapakan alumnus dari 3 universitas yang terletak di 3 benua berbeda.

"S1 di UI, S2 di Liverpool dan S2 di Chicago," kata Agung saat ditemui di Laboratorium Parangtopo UI pada Senin (3/1/2022) lalu.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Kerjasama Dalam dan Luar Negeri Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ini menjelaskan, ia memilih jurusan kuliah keperawatan karena profesi tersebut bersinggungan dengan kegiatan sosial seperti menolong dan membantu orang sakit.

Lebih lanjut, kata Agung, saat menjalani progam magang kuliah, ia mendapat pelajaran berharga sebagai seorang perawat.

Baca juga: Produksi Listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah UI untuk Penerangan Ruangan Praktik Mahasiswa

Ia bersyukur saat itu sedang dalam kondisi sehat dan selayaknya membantu pasien-pasien tersebut. Menjadi perawat memberi pelajaran bahwa kesehatan adalah harta yang berharga.

"Saya harus merawat pasien dengan segala kondisi penyakit fisik dan mentalnya," sambung Agung.

Pada kesempatan tersebut, Agung menjelaskan perbedaan mendasar dari tugas dokter dengan perawat.

Baca juga: Produksi Listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah UI untuk Penerangan Ruangan Praktik Mahasiswa

Tugas dokter, menurut Agung, yakni membuat program pengobatan dan program operasi.

Sedangkan tugas perawat adalah menangani pasien pasca diberi obat dan dioperasi.

"Membuat pasien merasa nyaman dan penyembuhan menjadi lebih cepat dan pasien tidak mengalami penyakit yang sama," ujarnya.

Sebelum menjadi seorang dosen, Agung sempat merasakan beragam profesi.

Tentu saja yang masih berkaitan dengan ilmu keperawatan.

Baca juga: Kelola Sampah di Lingkup Kampus, UI Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved