Jumat, 1 Mei 2026

Viral Media Sosial

Viral Penipuan Wedding Organizer di Karawang, Calon Pengantin hingga Vendor Jadi Korban

Viral Penipuan Wedding Organizer di Karawang, Calon Pengantin hingga Vendor Jadi Korban. Acara Pernikahan Gagal Digelar

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Korban dugaan penipuan wedding organizer (WO) saat mendatangi Mapolres Karawang, Jumat (31/12/2021) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KARAWANG - Korban penipuan wedding organizer (WO) milik inisial DP yang saat ini tengah viral di media sosial Karawang, tak hanya calon pengantin saja.

Akan tetapi vendor upacara adat di Karawang juga turut menjadi korban..

Dina Permata (26) pemilik vendor upacara adat di Karawang itu mengatakan dirinya belum dibayar oleh DP pemilik WO itu selama dua kali manggung.

"Iya saya juga kena tipu, dua kali pakai kami buat acara adat belum dibayar," katanya, pada Senin (3/1/2022).

Ia menceritakan, pemilik WO DP itu menyewanya untuk mengisi acara upacara adat sekitar tiga minggu lalu.

Dp menjanjikan akan membayarnya setelah empat hari acara, namun hingga saat ini belum juga dibayar.

"Panggung ke dua itu lima hari setelah panggung pertama. Dia menjanjikan empat hari setelah acara akan dibayar, tetapi sampai saat ini sudah tiga minggu belum ada pembayaran," jelas Dina.

Dina mengaku sudah melaporkannya ke polisi. Selain itu ia juga telah dimintai keterangan oleh polisi. Tak hanya dia, Dina mengaku, jika ada beberapa vendor lain juga yang belum dibayar oleh DP.

"Sudah lapor polisi, ternyata bukan saya doang ada banyak," beber dia.

Ia menilai, memang yang ditawarkan oleh WO murah oleh DP, dinilainya sangat tidak masuk akal. Sebab, setiap panggung untuk upacara adat saja itu lima juta.

Baca juga: Kasus Habib Bahar Smith Soal Pelintir Omongan Jenderal TNI Dudung Dilimpahkan ke Polda Jawa Barat

Baca juga: Viral Warga Klaten Kena Tipu, Uang hingga Ponselnya Raib Dibawa Kabur Calo Pencari Kerja di Karawang

"Kalau lihat dari harganya saja memang tidak masuk akal. Tapi kalau bayar ke vendor mah normal aja," katanya.

Dina mengaku, DP memang dikenal sebagai WO sejak dua tahun silam. Dahulu, kata Dina, WO milik DP itu memang tidak ada masalah. Bahkan proses pembayaran benar.

Akan tetapi dalam beberapa bulan terkakhir ini, pembayaran tidak benar bahkan tak kunjung dibayar.

Baca juga: Waspada Begal Modus COD, Remaja 19 Tahun Dibacok di Depok, Ponsel yang Hendak Dijual Dirampas Pelaku

Baca juga: Periksa Mucikari Cassandra Angelie, Polisi Ungkap Identitas Artis hingga Pesinetron yang Jual Diri

"Kalau dulu, pembayarannya memang bener," katanya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan, sudah ada tujuh korban yang melaporkan kejadian ini.

"Korban banyak sebenarnya, tapi tujuh yang kuat unsurnya dan bukti-buktinya," kata.

Dijelaskan dia, kasus penipuan WO itu masih dalam tahap penyelidikan. "Masih lidik, pemeriksaan para pihak," jelasnya.

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved