Prestasi UI

UI Raih Penghargaan Sebagai Kampus yang Memiliki Ruang Publik Ramah Sepeda

Universitas Indonesia (UI) meraih penghargaan yang memiliki ruang publik ramah sepeda. Penghargaan itu diberikan dalam ajang Bike To Work Award 2021.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Dok. Humas dan KIP UI
UI Raih Penghargaan Sebagai Kampus yang Memiliki Ruang Publik Ramah Sepeda. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - UI terima penghargaan sebagai kampus yang memiliki ruang publik ramah sepeda.

Universitas Indonesia (UI) menerima penghargaan pada kategori ruang publik yang ramah sepeda, di ajang Bike To Work Award 2021, yang dilaksanakan secara luring di Ballroom Perpustakaan Nasional.

Penghargaan diberikan langsung oleh Co-founder B2W Indonesia Toto Sugito kepada Wakil Rektor UI Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset Prof. Dedi Priadi.

Baca juga: UI Depok Terus Berkomitmen Menjadi Kampus Bertaraf Internasional dan Tetap Jalankan Pengabdian

Bike To Work Award 2021 merupakan ajang pemberian penghargaan dari B2W Indonesia, yang baru pertama kali diadakan di Indonesia bagi insan/kelompok/instansi yang selama ini mempunyai andil besar dalam berkomitmen dan konsisten mendorong budaya bersepeda di Indonesia. 

“Sebagai kampus hijau, tentu saja adanya apresiasi seperti ini sangat kami sambut positif. Selain adanya sepeda kuning di kampus, kami juga melakukan penghijauan lewat pemeliharaan taman dan hutan kota di UI," kata Amelita Lusia, Kepala Biro Humas dan KIP UI. 

"Semua hal itu, membawa kami meraih The 2021 Most Sustainable University in Indonesia dari UI GreenMetric, yaitu lembaga pemeringkatan perguruan tinggi pertama di dunia berbasis komitmen dalam pengelolaan lingkungan hidup di kampus,” tambahnya.

Jalur sepeda dengan track lingkar dalam kampus UI dimulai dari Asrama Mahasiswa hingga halte Resimen Mahasiswa.

Kemudian menuju halte stasiun UI. Fasilitas jalur sepeda ini tidak hanya sebagai sarana olahraga bagi sivitas akademika UI dan masyarakat, namun juga sebagai bagian dari konsep green campus yang terus dikembangkan oleh UI.

Baca juga: Pemilihan Ketua Umum PBNU Masih Berlangsung, Sementara Gus Yahya Unggul dari KH Said Aqil Siradj

B2W Indonesia adalah sebuah gerakan sosial yang memiliki visi terciptanya kualitas hidup yang lebih baik dengan bersepeda dan mempunyai misi meningkatkan jumlah pesepeda untuk beraktivitas sehari-hari dan terciptanya jalur prioritas sepeda.

Dalam menjalankan visi misinya, B2W Indonesia mengedepankan pilar advokasi, edukasi, kampanye, sosial dan kolaborasi seiring dengan kegiatan berorganisasi yang semakin dinamis, diperlukan motivasi berserikat untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan lingkungan sosial di sekitar.

Baca juga: Universitas Indonesia Raih 2 Penghargaan Sistem Pembelajaran Daring di SPADA Award 2021

B2W Indonesia mengajak masyarakat untuk berkolaborasi bersama dalam mewujudkan kegiatan B2W Award Tahun 2021, yaitu mendorong kota-kota di Indonesia untuk mewujudkan kota ramah sepeda.

Dengan mengusung tajuk “Kota Ramah Bersepeda”, B2W Award 2021 menilai kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis keamanan, keselamatan, dan kenyamanan melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh.

Budaya Bersepeda Terkikis

Selain itu, B2W Indonesia juga mengasesmen kebijakan dari kota tersebut terkait program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya kemanan, keselamatan dan kenyamanan bersepeda bagi sebuah kota.

Ketua B2W, Fahmi Saimima, memberikan ucapan terima kasih kepada seluruh hadirin atau utusan-utusan dan kepada dewan juri yang sudah bekerja hampir 10 bulan dalam menjaga kredibilitas Bike To Work Award Indonesia. 

“Sepeda dan berkomunitas adalah hal yang paling digemari oleh masyarakat. Oleh karena itu, bagi kami sangat penting Bike To Work untuk Indonesia membagikan kemajuan terbarunya melalui banyak ide, program, gagasan, semangat yang mengedepankan nilai-nilai advokasi, edukasi, kampanye, sosial, dan kolaborasi,” ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa FT UI Depok Temukan Sistem Pengolahan Sampah Medis Hanya dengan Menggunakan Handphone

Akmal Malik selaku Dewan Penasihat B2W Indonesia menyatakan bahwa ia  selalu menganalogkan hidupnya seperti sepeda, yaitu Anda akan berhenti ketika Anda berhenti mengayuh.

Jadi, sepeda itu merupakan filosofi yang luar biasa sekali dalam maknanya.

"Kita akan tetap hidup, tetap mengabdi, memberikan sesuatu sehingga kita tetap mengayuh. Celakanya, budaya bersepeda mulai hilang dan terkikis dari kehidupan kita. Berbagai modernisasi, pragmatism berpikir, pengambil kebijakan justru menghilangkan peradaban itu. Maka, kita harus bergerak,” ujarnya. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved