Kaleidoskop 2021
Minat dan Gemar Baca di Kota Depok Meningkat, Tema Sastra Jadi Favorit
Angka Minat dan Gemar Baca di Kota Depok Meningkat, Tema Sastra Jadi Favorit. Berikut Selengkapnya
Penulis: Alex Suban | Editor: Dwi Rizki
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok merilis Laporan Minat Baca Kota Depok Tahun 2021.
Menurut laporan tersebut, skor minat baca dan gemar baca mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
Berdasarkan data 600 responden, terjadi lonjakan 1,82 poin untuk minat baca, dan 1,34 poin pada gemar baca sepanjang tahun 2021.
Kepala Bidang Perpustakaan, Diskarpus Kota Depok, Catur Tri Astuti mengatakan setiap tahun, kegiatan survei minat baca diselenggarakan mulai tanggal 4 sampai akhir November 2021.
Catur menjelaskan, minat baca merupakan keinginan untuk membaca buku.
Sedangkan gemar baca adalah aksi dari kegiatan membaca.
"Minat itu kan baru ingin berminat, nah minat itu kunci dari gemar membaca. Dengan membuka kunci, kemudian kita membuka pintu menjadi gemar baca. Kegemaran membaca dapat menambah durasi frekuensi membaca buku setiap harinya," kata Catur saat ditemui di Perpustakaan Umum Kota Depok pada Kamis (9/12/2021).
Adapun para responden survei minat baca diperoleh dari siswa sekolah, masyakarat umum, serta ASN.
Lebih lanjut, Catur Menjelaskan, pada 2020 minat baca masyarakat Kota Depok sebesar 66,37 poin.
Kemudian 2021 minat bacanya meningkat menjadi 68,18 poin. Artinya, terjadi peningkatan skor sebesar 1,82 poin.
Baca juga: Adiknya Tewas Mengenaskan, Anggota TNI AL Ini Tenang, Minta Tak Seorang pun Sentuh Jenazah Korban
Baca juga: Driver Ojol Kembali Jadi Korban, Kali Ini Menimpa IA yang Tewas dengan Luka Tusuk di Cempaka Putih
"Nah untuk tingkat kegemaran membaca di Kota Depok mencapai hasil 58,57 poin dan berada pada kategori sedang. Sedang itu range 40,1-60 poin dibilang kategori sedang, naik sebesar 1,34 poin dibandingkan 2020 dengan skor nilai 57,23," papar Catur.
Menurut data dari Laporan Minat Baca Kota Depok Tahun 2021, bahan bacaan yang diminati masyarakat adalah sastra seperti novel, cerpen, dan lain-lain dengan persentase 53,5 persen.
Sementara, pada posisi kedua dan ketiga yakni buku agama 32,3 persen dan kesenian 31,5 persen.
"Kebanyakan fiksi seperti novel. Kalau pengetahuan umum kurang diminati mungkin membaca novel itu lebih menarik, karena tentang kehidupan seseorang ataupun ada di masyarakat yang tertuang di novel itu," jelas Catur.
Sementara itu, dihubungi terpisah, Finalis Duta Baca Jawa Barat, Sativa Trimaraeni mengatakan, skor minat dan gemar baca di Kota Depok masih perlu ditingkatkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Finalis-Duta-Baca-Jawa-Barat-Sativa-Trimaraeni.jpg)