Kota Bogor
Jumlah Perokok Remaja Meningkat, Bima Arya Pimpin Pemusnahan Iklan Rokok
Cegah perokok anak dan remaja, Bima Arya pimpin pemusnahan iklan rokok. Anak dan remaja perlu ditingkatkan kesadaran bahaya rokok.
Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
“Rokok menjadi faktor risiko penyakit degeneratif maupun penyakit tidak menular, seperti jantung, kardiovaskular, paru, diabetes, hipertensi dan sampai stroke. Kita tahu penyakit-penyakit degeneratif ini merupakan penyakit komorbid dan tentu memperburuk dan memperparah kondisi apabila seseorang itu terjangkit atau terinfeksi Covid-19 dan meningkatkan risiko kematian Covid-19,” tuturnya.
Baca juga: Terdata 4.480 Bantuan Rutilahu di Kabupaten Bogor, Di Jasinga 79 Warga Dapat Bantuan
Sementara itu, Kepala Kejari Kota Bogor Sekti Anggraeni mendukung Sidak tersebut karena merupakan bagian dari penegakkan hukum, penegakan Perda.
“Kota Bogor punya Perda yang hebat. Saya apresiasi tim Satgas KTR yang diketuai oleh Pak Wali Kota sendiri dengan anggota Dinkes, Bapenda, Satpol PP dan unsur kecamatan serta kelurahan. Di dalam Perdanya sendiri saya baca sangat lengkap mulai dari etika sampai pelarangan pemasangan iklan rokok,” terang Sekti.
Baca juga: Kabupaten Bogor Targetkan Bebas Stunting 2023, Ini Instruksi Sekda Burhanudin
Ia menambahkan, Perda KTR tersebut tidak akan berhasil tanpa kerjasama maupun dukungan banyak pihak.
“Selain Satgas KTR, saya juga menyarankan pada teman-teman media, LSM, komunitas anti-rokok, lewat tangan-tangan bapak dan ibu Perda ini harus disosialisasikan dan didedikasikan kepada masyarakat. Saya yakin belum semua masyarakat seluas Bogor ini memahami bahwa Kota Bogor berupaya jadi KTR,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Walikota-Bogor-Bima-Arya-11221.jpg)