Gubernur Anies Didesak Pecat Pegawai Transjakarta yang Nonton Tarian Perut saat Rapat
Menurutnya, jika para direksi yang cacat moral tersebut dibiarkan begitu saja, dampaknya akan mengganggu kinerja Transjakarta dan direksi lainnya.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, GAMBIR - Permasalahan yang mengayuti PT Transportasi Jakarta tampaknya kia bertambah.
Disaat menjadi sorotan masyarakat lantaran rentetan kasus kecelakaan yang terjadi sepanjang pekan ini, kini ada lagi kasus pegawai PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) yang asyik menyaksikan tarian perut (belly dance) saat rapat.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun didesak memecat pegawai PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) yang asyik menyaksikan tarian perut (belly dance) saat rapat.
Hal itu terungkap berdasarkan video yang beredar di kalangan Legislator DKI Jakarta.
Komisi B DPRD DKI Jakarta yang menjadi mitra Transjakarta, berang dengan hal itu.
Mereka menyayangkan kejadian tersebut bisa terjadi di BUMD DKI Jakarta yang bergerak di bidang jasa transportasi.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Nur Afni Sajim menilai perbuatan para pegawai tersebut tidak mencerminkan sikap yang baik, apalagi di tengah rentetan kasus kecelakaan yang dialami Transjakarta.
Baca juga: Ketua Serikat Pekerja Buka-Bukaan Soal Kecelakaan Bus Transjakarta yang Terjadi Hampir Setiap Hari
Perempuan dari Fraksi Partai Demokrat ini juga menyebut, mereka tidak bermoral karena dibanding menyaksikan hiburan semata, hendaknya mereka fokus pada pelayanan transportasi untuk masyarakat.
"Para direksi Transjakarta yang melakukan rapat sambil melihat tontonan tarian striptis jelas cacat moral. Tidak boleh ada toleransi bagi mereka, sanksi pemecatan pantas diterima oleh mereka," ujar Nur Afni Sajim pada Rabu (8/12/2021).
Menurutnya, jika para direksi yang cacat moral tersebut dibiarkan begitu saja, dampaknya akan mengganggu kinerja Transjakarta dan direksi lainnya.
Baca juga: Rekor Buruk Transjakarta Sepekan 4 Kali Kecelakaan, Ini yang Dilakukan Ditlantas Polda Metro Jaya
Afni sendiri sudah melihat video terkait adanya sejumlah direksi Transjakarta yang sedang berkumpul dan makan, sambil menonton hiburan belly dance.
Bahkan dari video tersebut, pihaknya melihat ada beberapa direksi yang sampai saat ini masih memegang jabatan strategis di Transjakarta.
"Dari video yang saya lihat, saya menduga dari beberapa direksi yang terlibat dalam tontonan tarian striptis ini, ada yang masih menjabat diposisi strategis di Transjakarta. Nah mereka ini yang layak dan harus diberi sanksi pemecatan," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Afni juga menyoroti kecelakaan yang kerap dialami Bus Transjakarta.
Baca juga: Kecelakaan Bus Terjadi Bersusulan, Politisi PSI Minta KNKT Evaluasi & Audit Keuangan Transjakarta
Dia menegaskan kepada pihak Transjakarta, agar bisa memberikan sanksi tegas kepada operator bus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Bus-Transjakarta-dari-arah-Pancoran-menuju-Cawang-terlibat-tabrakan-di-depan-Halte-Cawang.jpg)