Kriminalitas
Lakukan Aksi di Indonesia, 48 WN China Peras Korban Setelah Video Call Mesum
Puluhan warga negara China dan Vietnam peras korbannya setelah video call seks ditangkap Polda Metro Jaya
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Lakukan aksi di Indonesia, 48 WN China peras korban setelah video call mesum.
Banayk cara tindak kejahatan untuk mengeruk keuntungan. Salah satu hal yang membuat korban tergoda adalah soal mendakat uang dengan mudah.
Baca juga: UI Kembali Menempati No.1 Indonesia Versi US News & World Report Best Global Universities 2022
Selain itu ada juga tentang perbuatan mesum.
Hal ini dibuktikan oleh puluhan warga negara China dan Vietnam menggunakan modus video call mesum untuk memeras korbannya.
Baca juga: Damkar Depok Berhasil Evakuasi Kucing yang Tersangkut Kawat Duri di Mekarsari Cimanggis
Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis mengatakan, modus ke-48 pelaku ialah dengan menggunakan aplikasi chating asal China yakni chinese dating apps.
Dari aplikasi tersebut, para korban yang ingin berkenalan dan mencari jodoh dijerat oleh para pelaku.
"Setelah dekat mereka chat lebih jauh orang perorang, saat chat mereka lakukan kegiatan seksual by phone," jelas Auliansyah di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Sabtu (13/11/2021).
Baca juga: Jawab Tuntutan Era Revolus 4.0, Rektor UI Prof. Ari Kuncoro Sebut Perlu Konsep Kebudayaan yang Tepat
Para korban diminta buka baju dan melakukan video call seks. Setelah korban terpancing, para pelaku merekam aksi tersebut.
Kemudian para pelaku mengancam korban apabila tak memberikan sejumlah uang kepada pelaku.
Baca juga: Ratusan Personel Dilibatkan Awasi Sistem Bubble di Indonesia Badminton Festival 2021
Auliansyah menjelaskan, mayoritas korban berada di Taiwan dan China. Beberapa korban dari Taiwan melapor ke Kepolisian Negara Taiwan.
Pihak dari Kepolisian Taiwan pun melakukan penyelidikan.
Hasilnya para pelaku melakukan aksinya dari Indonesia.
Pihak Kepolisian Taiwan pun berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya.
Hasilnya 48 pelaku di ringkus di tiga Ruko yang berlokasi di tiga alamat berbeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/WN-China-Ditangkap-Polda-Metro-Jaya.jpg)