Dubes Belanda Naiki Odong-odong Keren Keliling Kunjungi Tiga Obyek Cagar Budaya di Depok

Kunjungan Dubes Belanda ke Depok ini dalam rangka diskusi terkait rencana Penataan Kawasan Heritage Depok yang dilakukan Pemkot Depok bersama FT UI

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: murtopo
TribunnewsDepok.com/Mochammad Dipa
Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns menaiki Oren (Odong-Odong Keren) milik Pemkot Depok Dubes Belanda untuk berkeliling mengunjungi tiga obyek bersejarah di Kota Depok, yakni ke Gereja Immanuel, Pemakaman Kamboja, dan Jembatan Panus, Kamis (11/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, Mochammad Dipa

TRIBUNNEWSDEPOK.COM - Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns bersama Drs. Yolande Melsert Direktur Erasmus Huis melakukan kunjungan ke beberapa obyek cagar budaya di kawasan Depok Lama, Kamis (11/11).

Kunjungan Dubes Belanda ke Depok ini dalam rangka diskusi terkait rencana Penataan Kawasan Heritage Depok yang dilakukan Pemkot Depok bersama Fakultas Teknik (FT) Universitas Indonesia (UI)

Dengan menaiki kendaraan Oren (Odong-Odong Keren) milik Pemkot Depok Dubes Belanda berkeliling mengunjungi tiga obyek bersejarah di Kota Depok, yakni ke Gereja Immanuel, Pemakaman Kamboja, dan Jembatan Panus.

Lambert sempat mengabadikan bangunan-bangunan gereja dan segala bentuk tulisan-tulisan Belanda.

Baca juga: Pemkot Buka Kesempatan Pengusaha Danai Revitalisasi Kawasan Depok Lama untuk Cagar Budaya Belanda

Kemudian di Pemakaman Kamboja, Lambert sempat melihat bentuk makam-makam orang Belanda dan keturunannya.

"Disini banyak orang-orang dari 12 marga yang diberikan oleh Cornelis Chastelein beristirahat disini, ini menunjukkan hubungan yang kuat antara Indonesia dan Belanda. Ini adalah kuburan yang indah," sebutnya.

Setelah mengunjungi makam, terakhir Lambert beserta rombongan dari Disporyata mengunjungi Jembatan Panus.

Lambert menyebutkan, kawasan Depok Lama memiliki daya tarik wisata untuk dikembangkan. Lambert melihat adanya peluang untuk pengembangan kawasan Depok Lama.

Baca juga: Pemkot Depok dan FT UI Akan Lakukan Penataan Kawasan Heritage Depok, Rencana Realisasi 27 April 2022

"Di Depok Lama, di sini ada Belanda Depok, generasi ke-10 Cornelies Chastelein. Ini istimewa sekali. Jadi melihat ini kami tertarik apa yang terjadi di sini, bagaimana dari pihak Wali Kota mau melakukan ini. Kami mengucapkan terima kasih," ujar Lambert.

Sementara, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Dadan Rustandi mengatakan, pengembangan kawasan bersejarah Depok Lama sedang dalam proses penjajakan.

Pemerintah Kota Depok sejauh ini berkoordinasi dengan Universitas Indonesia dan Kedutaan Belanda.

Baca juga: Bertemu dengan Fakultas Teknik UI, Pemkot Depok Susun Rencana Destinasi Heritage Depok Lama

"Tentunya dengan media untuk mengangkat Depok bisa menjadi bagus dan bisa dikenal nah itulah yang sedang kita galakkan," ujar Dadan.

Dadan menyebutkan, kajian-kajian penelitian sedang dilakukan untuk menjadikan kawasan bersejarah Depok Lama sebagai kawasan Cagar Budaya. Kajian tersebut nantinya juga bekerja sama dengan pemerintah pusat.

"Memang tidak mudah mengubah suatu kawasan maka dari itu perlu kita kaji terlebih dahulu dan perlu ada sosialisasi juga ke warga yang ada di kawasan tersebut. Nantinya kita akan kerja sama juga dengan pemerintah pusat," kata Dadan. (dip)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved