Pemkot Depok

PPKM di Depok Sudah Level 2, Wakil Wali Kota Sebut Ada 20 Kelurahan yang Nol Kasus Covid-19

Kondisi Covid-19 di Kota Depok sudah membaik, hampir 20 kelurahan sudah nol kasus, yang agak lama adalah Mekarsari

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: murtopo
TribunnewsDepok.com/Mochammad Dipa
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMK Bina Mulia, Jl. Puskesmas RW.04, Pasir Putih, Sawangan, Minggu (24/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, Mochammad Dipa

TRIBUNNEWSDEPOK.COM - Pemerintah Kota Depok terus melakukan upaya percepatan vaksinasi Covid-19.  

Seiring dengan itu, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kota Depok saat ini sudah berada di level dua.

"Sekarang depok sudah masuk level 2 Insya Allah bulan depan sudah ke level 1, jadi kasusnya udah mulai nol," sebut Wakil Wali Kota Depok disela-sela peninjauan pelaksanaan vaksinasi di SMK Bina Mulia, Jl. Puskesmas RW.04, Pasir Putih, Sawangan, Minggu (24/10).

Imam menyebutkan, saat ini ada sekitar 20 Kelurahan di Kota Depok dengan nol kasus aktif.

Baca juga: Kejar Target Vaksinasi 100 Persen, Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Ajak Warga Ikut Vaksin Covid-19

"Kondisi Covid-19 di Kota Depok sudah membaik, hampir 20 kelurahan sudah nol kasus, yang agak lama adalah Mekarsari karena ada 42 yang terinfeksi tapi sudah diantisipasi yang lainnya hanya 1 sampai 2 kasus mungkin bisa jadi pekan depan seluruh kelurahan sudah nol kecuali Mekarsari," ucapnya.

Berdasarkan data distribusi kasus konfirmasi aktif Covid-19 di Kota Depok per Sabtu 23 Oktober 2021 yang diterima TribunnewsDepok.com dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Minggu (24/10) terlihat bahwa kasus aktif tertinggi terjadi di tiga wilayah.

Pertama di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis yakni berjumlah 45 kasus.

Kedua di wilayah Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, berjumlah 11 kasus aktif.

Baca juga: Wali Kota Depok Sebut Stok Vaksin Covid-19 di Kota Depok Tidak Berlimpah, Terima Hibah Vaksin

Ketiga di wilayah Kelurahan Pengasinan Kecamatan Sawangan, berjumlah 10 kasus aktif.

Sebagai informasi, bahwa berdasarkan pemeriksaan Swab PCR yang dilakukan di tanggal 14 Oktober dan 18 Oktober di Pondok Pesantren (Ponpes) Babussalam, Kecamatan Cimanggis telah ditemukan 46 kasus positif Covid-19. 

Secara terpisah, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, kepada TribunnewsDepok.com, Jumat (22/10), memastikan tidak ada aktivitas di Ponpes Babussalam, Kecamatan Cimanggis pasca ditemukannya kasus positif Covid-19. Pihaknya juga telah melakukan penanganan terhadap santri dan ustaz yang terkonfirmasi positif.

"Saat ini sudah dilakukan mitigasi dan tidak ada aktivitas," ujar Dadang Wihana.

Dirinya mengatakan, penghuni Ponpes yang terpapar Covid-19, kini sudah melakukan isolasi mandiri (isoman) di pesantren. Puskesmas setempat juga telah melakukan pemantauan.

Baca juga: Belasan Santri Pondok Pesantren di Kota Depok Terpapar Covid-19

Sementara itu, Camat Cimanggis, Abdul Rahman mengatakan, total penghuni Ponpes Babussalam yang terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 46 orang. Terdiri dari santri dan ustaz.

Dirinya merinci, pemeriksaan Swab PCR yang dilakukan di tanggal 14 Oktober ditemukan 17 kasus positif Covid-19. Kemudian pemeriksaan tanggal 18 Oktober terdapat 29 kasus positif Covid-19.

"Bersama Kodim, Polsek, Pak Lurah, dan Puskesmas disepakati jika akan dilakukan kunjungan setiap hari dari Puskemas untuk memfollow up santri dan ustaz yang positif," jelasnya.

Lanjutnya, untuk 17 santri dan ustad yang sudah melakukan isoman sejak 14 Oktober dijadwalkan akan selesai pada 23 Oktober. Sementara 29 orang yang melakukan isoman dari 18 Oktober baru akan selesai pada 26 Oktober nanti.

"Lokasi isoman tetap di Ponpes, tempat isolasi sudah dipastikan memenuhi syarat," ucapnya. (dip)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved