Berita Kabupaten Bogor
Buka Rapat Koordinasi Kesatuan Gerak PKK, Berikut Harapan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan
Buka Rapat Koordinasi Kesatuan Gerak PKK, Berikut Harapan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan. Berikut Selengkapnya
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan meminta Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) gencar melakukan sosialisasi pentingnya vaksinasi untuk mencapai herd immunity dari Covid-19.
Iwan juga meminta TP-PKK mengedukasi masyarakat bahwa dengan vaksinasi dapat meningkatkan ketahanan masyarakat dari Covid-19, karena dengan perbanyak vaksin, seperti di mayoritas setiap negara, bisa melonggarkan kegiatan masyarakat.
Hal itu diungkapkan Wabup Iwan saat membuka Rapat Koordinasi Kesrak TP-PKK Kabupaten Bogor secara virtual, di Aula Pendopo Bupati Bogor, Kamis (23/9/2021).
Rapat ini diselenggarakan oleh TP-PKK Kabupaten Bogor dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
“Tolong sosialisasikan karena vaksin itu penting sebagai ikhtiar kita untuk menjaga dari Covid-19," kata Iwan.
Dia menambahkan vaksin ini menguatkan imun tubuh kita sehingga bisa kembali hidup normal, ekonomi pulih dan kegiatan kembali berjalan seperti biasa.
"Kita harus perbanyak vaksinasi di desa-desa dan kecamatan. Pemerintah mengajak kita untuk mewujudkan kembali hidup normal,” ujarnya.
Baca juga: Wujudkan Komitmen Berantas Mafia, Alvin Lim Usulkan Jokowi Bentuk Badan Pengawas Independen
Baca juga: Sampah di Kolong Jembatan Kali Mampang Berhasil Diangkat, Banjir di Jalan Raya Sawangan Surut
Politisi Partai Gerindra ini menegaskan perlu adanya kesamaan gerak langkah antara TP-PKK Kabupaten, TP-PKK Kecamatan hinga TP-PKK Desa di seluruh Kabupaten Bogor, serta perangkat daerah terkait yang berhubungan dengan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Menieit dia, jika gerak langkahnya sudah sama, maka apa yang dicita-citakan dan inginkan akan berhasil.
“Saya berkali-kali mengikuti kegiatan stunting, sosial, dan kesehatan masyarakat. Saya salut dan bangga dan apresiasi terhadap dinas-dinas yang berhubungan langsung dengan penanganan masyarakat langsung seperti DP3AP2KB, DPMD, Dinkes,” ungkap Iwan.
Dia menambahkan dampak pandemi membuat IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Kabupaten Bogor mengalami penurunan.
Baca juga: Bunda Genre Kota Depok Sebut Sekolah Pra Nikah Ruang Para Remaja Menuju Jenjang Pernikahan
Baca juga: Gugatan Dimenangkan, Rektor UIN Jakarta Diminta Pulihkan Nama Baik dan Jabatan Prof Andi-Prof Masri
Pada tahun 2019, IPM berada di angka 70,65, tahun 2020 turun 0,25 menjadi 70,40.
Pengangguran juga meningkat dari 9,06 persen menjadi 14,29persen, kemiskinan naik dari 6,66 persen jadi 7,69 persen.
"Penurunan ini berdampak juga terhadap kesehatan. Makanya di forum ini kami ingin meyamakan langkah gerak untuk memperkuat, semangat kita walaupun dalam posisi kurang baik,” tandasnya.
Meakipun demikian, masih ada kabar baik di tengah pandemi Covid-19 yaitu Pemerintah Kabupaten Bogor mampu menurunkan angka stunting di Kabupaten Bogor dari 19,08 persen di tahun 2019 turun jadi 14,05 persen di tahun 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Bogor-Iwan-Setiawan-membuka-Rapat-Koordinasi-Kesrak-TP-PKK-Kabupaten-Bogor.jpg)