Berita Depok

Bunda Genre Kota Depok Sebut Sekolah Pra Nikah Ruang Para Remaja Menuju Jenjang Pernikahan 

Bunda Genre Kota Depok Sebut Sekolah Pra Nikah Ruang Para Remaja Menuju Jenjang Pernikahan. Berikut Selengkapnya

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Bunda Genre Kota Depok, Elly Farida memberikan penjelasan kepada para peserta Sekolah Pra Nikah angkatan pertama tahun 2021 yang diadakan di Gedung Serbaguna Lantai 10, Dibaleka II, Kamis (23/9). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok kembali menggelar program Sekolah Pra Nikah.

Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengatakan, tahun ini pelaksanaan Sekolah Pra Nikah akan dibagi dalam delapan angkatan dengan total diikuti sebanyak 400 peserta. Adapun masing-masing angkatan diikuti 50 peserta.

“Peserta berusia minimal berusia 20 tahun dan belum menikah. Mereka terdiri dari kelompok mahasiswa, remaja umum, Calon Aparatur Sipil Negara, anak ASN, remaja disabilitas siap menikah, dan perwakilan komunitas keagamaan,” ujar Nessi saat membuka pelaksanaan Sekolah Pra Nikah angkatan pertama tahun 2021 di Gedung Serbaguna Lantai 10, Dibaleka II, Kamis (23/9).


Untuk pelaksanaan Sekolah Pra Nikah angkatan pertama tahun ini diadakan selama dua hari yakni Kamis dan Jumat 23-24 September 2021.

Nessi menuturkan, tema Sekolah Pra Nikah angkatan tahun ini adalah Siap Jadi Jodoh Yang Terbaik. Para peserta akan mendapatkan bimbingan materi dari sejumlah narasumber.

Baca juga: Gugatan Dimenangkan, Rektor UIN Jakarta Diminta Pulihkan Nama Baik dan Jabatan Prof Andi-Prof Masri

Baca juga: Susunan Pemain Persib vs Borneo FC, Nick Kuiper dan Rashid Tampi Sejak Awal, Borneo Turunkan Boas

"Beberapa materi yang disampikan yaitu keluarga masa depanku, konsep diri positif, sehat cinta dan seksualitas. Kemudian, bersinar bersama pasangan, bersama pasangan dampingi tumbuh kembang buah hati, dan manajemen enterpreneurship keluarga," ucap Nessi.


Dalam pembukaan pelaksanaan Sekolah Pra Nikah hadir Bunda Genre Kota Depok, Elly Farida. Dalam kesempatan tersebut, Bunda Elly memaparkan slide materi tentang pentingnya Sekolah Pra Nikah.

Baca juga: Jelang Laga Liga 1, Dua Bus Persib Bandung Tiba di Stadion Indomilk Arena Dengan Pengawalan Ketat

Baca juga: Viral Anggotanya Cekcok dengan Warga, Komandan Satpam Permata Buana Ungkap Detik-detik Awal Kejadian

Bunda Elly menyebutkan, ada empat hal yang membuat pentingnya Sekolah Pra Nikah perlu dilakukan, yaitu perencanaan pernikahan yang bermanfaat, menciptakan kualitas pernikahan.

Selanjutnya, menentukan konsep visi pernikahan, menjalankan fungsi keluarga dengan baik dan menciptakan bangsa yang kuat bersumber dari keluarga yang kuat.

"Dalam perencanaan pernikahan kita juga nantinya bagaimana menyiapkan generasi yang unggul, anak-anak yang tumbuh menjadi generasi produktif dan problem solving," ucapnya.

Baca juga: Banjir di Jembatan Simpang Mampang Pancoran Mas Ternyata Karena Bongkahan Kayu Menyumbat Kali Licin

Baca juga: Viral Satpam Permata Buana vs Warga, Polisi Tingkatkan Status Kasus Dugaan Pungli Jadi Penyidikan

Bunda Elly juga menuturkan bahwa dengan adanya Sekolah Pra Nikah ini Pemkot Depok coba memberikan ruang untuk laki-laki dan perempuan untuk satu proses pengayaan agar memiliki kesiapan menikah.

"Diharapkan para peserta setelah mendapatkan pembekalan pra nikah, mereka akan menjadi para orang tua terbaik bagi buah hati mereka nantinya setelah menikah," sebutnya. 

Ketika ditanya masalah rumah tangga seperti apa yang kerap dialami oleh pasangan yang sudah menikah, bunda Elly menyebutkan adalah masalah ekonomi. 

"Klasik sih ya soal bang toyib yang nggak balik-balik. Jadi ujung-ujungnya ekonomi, belum lagi konflik internal di samping wanita idaman lain atau pria idaman lain. Tapi lebih banyak masalah ekonomi," ucapnya. (dip)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved