Pancoran Mas
Belimbing Dewa Depok Tak Kenal Musim, Mudah Ditanam dan Cepat Berbuah
Penanaman belimbing dewa Depok terbilang mudah karena pohon tersebut cocok untuk ditanam di tanah mana pun.
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: murtopo
Buah yang dihasilkan dari belimbing ini juga banyak, bayangkan dalam satu pohon saja dapat memproduksi buah belimbing dari batang hingga ranting.
"Berbuahnya di setiap batang dari pangkal akar sampai ujung ranting itu dia ada buahnya, kalau rambutan kan hanya di ujung saja, ini tanaman ekonomis untuk masyarakat perkotaan," ujar Nanang.
Prospek makin bagus
Nanang Yusuf juga mengatakan bahwa prospek bisnis budidaya buah belimbing yang merupakan ikon dari Kota Depok ini justru semakin baik.
"Prospeknya semakin kesini semakin bagus, karena kesadaran masyarakat kita akan konsumsi buah juga makin banyak otomatis prospeknya makin bagus," sebutnya.
Pria yang biasa dipanggil dengan pak Nanang ini memiliki kebun belimbing seluas 2.000 meter persegi dengan jumlah pohon belimbing mencapai 50 pohon.
Ia menyebutkan, sekali periode masa panen yakni setiap empat bulan, rata-rata kebun belimbing miliknya ini bisa menghasilkan belimbing dewa sebanyak 200 kg per pohon.
"Di lahan ini saya punya 50 pohon belimbing, rata-rata bisa berbuah sampai 200 kg per pohon, karena saya punya 50 pohon jadi 50 dikali 200 kg berarti 10.000 kg atau 10 ton sekali periode panen," ucapnya.
Baca juga: Jalur Puncak 2 Diyakini Bisa Kurangi Kemacetan di Kawasan Puncak
Lalu berapa omset yang diperoleh Nanang dari penjualan belimbing dewa yang dihasilkan dari kebun miliknya?
"Kalau 10 ton dikali harga rata-rata per buah itu Rp 10.000 bisa mencapai Rp 100 juta per musim, tapi itu belum dipotong biaya operasional seperti beli bungkus belimbing, bayar tenaga pembungkus, beli pupuk dan obat-obatan tanaman," ucapnya.
Nanang mengatakan, hasil panen belimbing dewa ini ia kirim ke pasar-pasar modern seperti supermarket, toko buah, hingga pasar induk yang ada di Jabodetabek, serta ke para pelaku UKM olahan makanan dan minuman dari belimbing.
"Kita juga kirim ke pengepul, pedagang kaki lima, lapak-lapak buah yang ada di Depok serta kerja sama dengan para UKM olahan seperti sirup, keripik, jus dari buah belimbing dewa," ungkapnya.
Meski lahan perkebunan belimbing semakin terbatas di Kota Depok karena banyak dipakai untuk pembangunan properti atau infrastruktur lainnya, namun masih banyak oara petani buah belimbing yang masih eksis hingha saat ini. (dip)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Nanang-Yusuf-menunjukkan-belimbing-dewa-kepada-Wartakotalivecom.jpg)