Kebakaran Lapas Tangerang
Update Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Duga Asal Mula Si Jago Merah Berasal dari Sel Nomor 4
Update Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Duga Asal Mula Si Jago Merah Berasal dari Sel Nomor 4. Berikut Selengkapnya
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Peristiwa kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang terus didalami pihak Kepolisian.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.
Dijelaskannya, penyidik Polda Metro Jaya masih terus melakukan pendalaman pemeriksaan atas terjadinya insiden.
"Hasil gelar perkara yang dilakukan teman-teman penyidik ditemukan adanya pidana di sini. Sehingga dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan," kata Yusri saat jumpa pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Senin (13/9/2021).
Pada kesempatan tersebut, Yusri mengatakan terdapat sejumlah petunjuk yang menjadi penyebab kebakaran di Blok C2 Lapas Tangerang.
Hanya saja, lanjutnya, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri masih terus melakukan pendalaman.
Baca juga: Kekayaan Kepsek SMKN 5 Tangerang Lebih Banyak Dibandingkan Wali Kota Tangerang, Berikut Rinciannya
Baca juga: Cuma Jadi Kurir, Kuasa Hukum Terdakwa Kasus 258 Kilogram Sabu Keberatan Kliennya Divonis Mati
"Di salah satu sel yang ada di Blok C2, itu dugaannya, di sel nomor 4, ada dugaan di sana. Tapi kan harus dibuktikan dengan pengujian laboratorium dulu dari Puslabfor," ucap Yusri.
Guna mengusut penyebab terjadinya kebakaran di Blok C2, polisi telah menyita sejumlah barang bukti di antaranya 14 buah ponsel, rekaman CCTV, gembok dan anak kunci serta kabel-kabel.
Perihal proses penyidikan, polisi telah memanggil 25 saksi untuk memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik.
Baca juga: Gus Miftah Tertawakan Pengamat yang Sebut Belajar Bahasa Arab Jadi Ciri Teroris, Disebutnya Aneh
Baca juga: Cara Duduk Ustaz Abdul Somad Bikin Salah Fokus, Satu Kakinya Diangkat Ketika Duduk di Atas Kursi
"Hari ini total 25 saksi diperiksa oleh penyidik. Terdiri dari 12 orang pegawai lapas yang piket pada saat kejadian dan sisanya ada dari napi, pemadam kebakaran dan petugas PLN," ujar Yusri (13/9/2021).
"12 pegawai lapas, 3 damkar, dan 3 petugas PLN menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Sementara 7 orang warga binaan diperiksa di Polres Metro Tangerang Kota," lanjut Yusri.
Yusri menambahkan, Kalapas Kelas 1 Tangerang, Victor Teguh Prihartono juga akan dilakukan pemeriksaam di Polda Metro Jaya pada Selasa (14/9/2021) besok.
"Untuk kalapas besok akan diperiksa mulai pukul 10.00 WIB," jelas Yusri.
20 Orang Saksi Diperiksa
Polisi periksa 20 saksi atas insiden kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang. Di mana di antara saksi yang diperiksa ialah petugas PLN dan petugas Damkar.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihak akan berkoordinasi dengan Polres Metro Tangerang Kota dalam pemeriksaan pada Senin (13/9/2021).
"Kemudian ada tiga orang saksi dari PLN yang kami periksa hari ini. Lalu tiga orang pemadam kebakaran diperiksa hari ini," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Senin (13/9/2021).
Surat undangan pemeriksaan sudah dilayangkan sejak Jumat (10/9/2021). Lewat keenam saksi itu polisi akan mencari tahu penyebab kebakaran yang tewaskan 45 tahanan itu.
Baca juga: Sri Mulyani Ungkap Pemda Kebanyakan Buang Anggaran untuk Bayar Gaji PNS
Total kata Yusri, akan ada 20 orang yang diperiksa kepolisian. Mereka yakni 14 petugas Lapas, tiga orang petugas PLN, dan tiga orang petugas Damkar.
Meski sudah naik ke penyidikan, sampai saat ini polisi belum menetapkan satu tersangka pun.
Sehingga ke-20 orang yang diperiksa masih berstatus sebagai saksi.
Sebelumnya Lapas Kelas I Tangerang terbakar Rabu (8/9/2021).
Tercatat ada sebanyak 41 tahanan tewas terbakar karena tak berhasil selamatkan diri.
Sepekan kemudian, jumlah tahanan yang tewas karena luka bakar bertambah menjadi 45 orang.
Dugaan sementara, kebakaran disebabkan karena korsleting listrik.
Namun kepolisian memastikan ada kelalaian dalam insiden tersebut.