Berita Nasional

Harga Pakan Naik Ketika Harga Daging Ayam & Telur Turun, Fadli Zon: Perunggasan Nasional Sekarat

Harga Pakan Naik Bersamaan dengan Turunnya Harga Daging Ayam & Telur, Fadli Zon: Perunggasan Nasional Sekarat, Pemerintah Harus Segera Turun Tangan

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Fadli Zon dalam Sidang Umum ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) ke-42 pada Rabu (25/8/2021) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Kenaikan harga pakan yang bersamaan dengan turunnya harga jual daging ayam dan telur disoroti Fadli Zon.

Wakil Ketua Umum partai Gerindra itu menyebut sektor perunggasan nasional, pedaging (broiler) dan petelur (layer), kondisinya sangat memprihatinkan.

"Sektor perunggasan ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula, bahkan sekarat. Setiap hari para peternak merugi," ungkap Fadli Zon dalam siaran tertulis pada Senin (13/9/2021).

"Harga pakan jagung dan pakan jadi tiap hari naik harganya, sementara harga daging ayam dan telur ayam justru turun," paparnya.

"Untuk telur bahkan bukan turun lagi tapi nyungsep," tegas Ketua Umum HKTI itu.

Dalam pantauan HKTI, lanjutnya, harga Jagung yang merupakan komponen terbesar dari pakan ayam sudah mencapai Rp. 6.000-6.200 per kilogram.

Padahal harga acuan konsumen untuk Jagung dengan kadar air 15 persen harganya hanya Rp 4.500 per kilogram.

Harga jagung dipaparkannya sudah naik berkisar Rp 1.500-Rp 1.700 per kilogram dari harga acuan Permendag Nomor 7 Tahun 2020.

Jagung pun diungkapkan Fadli Zon kini langka di pasaran.

Sehingga ditegaskannya, pemerintah khususnya Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Bulog harusnya bisa menstabilkan harga dan jamin ketersediaan jagung untuk peternak.

Baca juga: Terapkan Aplikasi Peduli Lindungi Serta Sertifikat Vaksin Bagi Penumpang, KRL Kini Beroperasi Penuh

Baca juga: Bupati Bogor Ade Yasin Gandeng IPB University Luncurkan Program Sekolah Pemerintahan Desa

"Kalau tak bisa dipenuhi oleh produksi nasional dan karena darurat, dimaklumi buka kran impor jagung terbatas," kata Fadli Zon.

HKTI juga memantau kenaikan harga jagung tak dinikmati oleh petani jagung secara maksimal.

Mereka yang mendapatkan untung atas kenaikan harga jagung ini adalah pedagang dan perusahaan pakan ternak.

Padahal, dijelaskannya, Permendag Nomor 7 tahun 2020 sudah dengan jelas mengatur harga acuan pembelian jagung.

Antara lain harga jagung di tingkat petani sebesar Rp 3.150 per kilogram, sedangkan harga acuan penjualan di tingkat konsumen sebesar Rp 4.500 per kilogram.

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved