Kriminalitas
Alami Trauma Berat, Pasutri Korban Penyekapan di Depok Akan Jalani Terapi Kejiwaan
Pasutri Korban Penyekapan di Hotel Kawasan Margonda Alami Trauma Berat. Keduanya Dijadwalkan Akan Menjalani Terapi Kejiwaan Dalam Waktu Dekat
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Pasca disekap dan dianiaya di sebuah hotel kawasan Jalan Margonda Raya, Beji, Kota Depok, kedua korban, yakni Handiyana Sihombing (44) dan istrinya mengalami trauma berat.
Kabar keduanya disampaikan Kuasa Hukum Korban, Tatang.
Tatang mengungkapkan psikis kliennya sangat terguncang pasca pasca penyekapan yang diduga dilakukan tujuh orang pelaku.
Keduanya pun dalam waktu dekat telah dijadwalkan untuk menjalani terapi kejiwaan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
“Iya masih trauma hingga saat ini, bahkan dalam waktu dekat ini lagi ngatur mungkin ke RSCM atau rumah sakit lain (penyembuhan trauma),” ujar Tatang dikutip dari Tribunjakarta.com pada Rabu (1/9/2021).
Lanjut Tatang, saat ini kliennya dalam kondisi ketakutan yang berlebih terhadap hal-hal tertentu.
“Jadi apalagi kalau sudah mendengar bunyi bel atau klakson itu sudah trauma, kadang kita bicara saja suka tidak nyambung,” ungkapnya.
Terakhir, Tatang mengaku pihaknya menaruh harapan besar pada aparat kepolisian yang menangani kasus ini, agar dapat segera meringkus para pelakunya.
Polisi Buru Lima Pelaku Penyekapan
Kasus penyekapan sekaligus penganiayaan yang dialami seorang pengusaha bernama Handiyana Sihombing (44) dan istrinya di sebuah hotel di kawasan Jalan Margonda Raya, Beji, Kota Depok didalami pihak Kepolisian.
Pihak Kepolisian kini tengah memburu lima orang dari tujuh orang pelaku penganiayaan yang identitasnya kini telah dikantongi Satreskrim Polres Metro Depok.
Dikutip dari Tribunjakarta.com, perkembangan kasus tersebut disampaikan oleh Kasubag Humas Polres Metro Depok, Kompol Supriyadi.
Dipaparkannya, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, mulai dari korban, satpam hingga manajemen hotel, pihaknya telah mengantongi identitas para pelaku.
“Kami masih mencari lima orang lagi, anggota reserse sedang bekerja,” ungkap Kompol Supriyadi kepada wartawan di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Kota Depok pada Selasa (31/8/2021).
“Mudah-mudahan dengan keterangan-keterangan yang diperoleh baik dari satpam, manajemen, maupun dari korban sendiri akan mengarah ke lima orang yang sedang kita cari,” tambahnya.
Baca juga: Maling di Sukmajaya Rugi Banyak, Gagal Gondol Tabung Gas Juga Kehilangan Sepeda Motor Kesayangan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Ilustrasi-Penganiayaan.jpg)