TAG
Penyekapan
-
Kompol Kadek Dwi menjelaskan, awalnya tersangka MAM melakukan transaksi over kredit mobil tersebut dengan NN.
Senin, 20 Oktober 2025
-
Ajit menambahkan, mereka dipukuli dan dicambuki tanpa henti oleh para pelaku secara bergantian, menggunakan berbagai alat.
Jumat, 17 Oktober 2025
-
Namun, saat tiba di gerbang, langkahnya sempat terhenti. Pintu pagar bangunan dua lantai itu tak bisa dibuka.
Jumat, 17 Oktober 2025
-
Tak hanya mobil berpelat dinas Polri, ada pula ditemukan airsoft gun seragam mirip milik polisi di lokasi penyekapan.
Kamis, 16 Oktober 2025
-
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam mengatakan bahwa kejadian ini bermula saat korban JS sedang mandi
Rabu, 26 Februari 2025
-
Ade Ary menjelaskan, awalnya korban pamit kepada orang tuanya untuk pergi dengan menggunakan sepeda motor
Sabtu, 25 Januari 2025
-
Awalnya, korban dijemput paksa oleh pelaku di kediaman wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 17 Desember 2024 lalu.
Senin, 13 Januari 2025
-
Penyekapan tersebut disebabkan korban memiliki sangkutan utang dengan pelaku sebanyak Rp 140 juta.
Senin, 13 Januari 2025
-
AKP Karta menyebut bocah perempuan itu selamat berkat kerja sama antara TNI-Polri yang ada di sekitar TKP.
Rabu, 30 Oktober 2024
-
Pelaku yang dalam pengaruh sabu merasa halusinasi lantaran pengaruh barang haram itu hingga akhirnya melakukan penyekapan terhadap korban
Rabu, 30 Oktober 2024
-
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Gogo Galesung mengatakan kasus penyekapan di POspol Pejaten dilimpahkan ke Polres Jakarta Timur.
Selasa, 29 Oktober 2024
-
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Armunanto Hutahaean mengatakan pihaknya pun sudah menerima laporan dari orangtua korban.
Selasa, 29 Oktober 2024
-
Pukul 10.54 WIB, pelaku penyandera memasuki mobil yang sudah disiapkan, namun warga dam pengguna jalan mendekati pelaku
Senin, 28 Oktober 2024
-
Korban sebelumnya dibawa ke Rumah Sakit Jakarta Medical Center (JMC), Pancoran, Jakarta Selatan.
Senin, 28 Oktober 2024
-
Ayah korban, UH, lantas membuat laporan ke Polres Metro Depok karena anaknya disekap
Kamis, 10 Oktober 2024
-
Kejadian ini berawal saat Hendri diajak bekerja oleh rekannya bernama Risky sebagai staf di sebuah perusahaan di Thailand.
Minggu, 11 Agustus 2024
-
pihaknya masih mendalami apakah korban mengalami luka-luka atau hal lain yang membahayakan dirinya selama bekerja dengan majikan tersebut
Minggu, 25 Februari 2024
-
Menurut Vina, peristiwa itu benar adanya. Sempat terjadi keramaian di salah satu rumah warga karena dugaan penyekapan tersebut.
Jumat, 16 Februari 2024
-
Terkait hal itu, psikolog forensik Reza Indragiri Amriel menyebut kejadian ini sebagai pembunuhan terencana.
Kamis, 7 Desember 2023
-
Arif Wahyono mengatakan perkiraan itu disimpulkan dirinya usai melihat foto kondisi jenazah dalam keadaan sudah membusuk.
Kamis, 7 Desember 2023
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved