Kamis, 23 April 2026

Berita Nasional

Video Ceramah JK Diuji Lab Forensik Polri, Ade Armando dan Abu Janda Buka Suara

Video Ceramah JK Diuji Lab Forensik Polri, Ade Armando dan Abu Janda Buka Suara

Penulis: Ramadhan LQ | Editor: Hironimus Rama
TribunnewsDepok/M. Rifqi Ibnumasy
VIDEO JK - JK memberikan kuliah umum di FISIP UI, Kampus Depok, Selasa (7/4/2026). (TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy) 

"Bahkan mereka ikut menyerang agama Islam, Al-Qur'an, dan Nabi Muhammad SAW. Dikhawatirkan mengingat memori kelam dan trauma kolektif orang Maluku yang dulu pernah terseret dalam arus konflik komunal yang sangat deras," tutur Nurlette.

"Jadi apa maksud mereka memotong video itu? Jadi kalau mereka mempublikasikannya secara utuh, otomatis video itu, itu dipahami secara komprehensif, tidak kehilangan makna substansi dari ceramah itu tapi karena dipotong menjadi gaduh," sesalnya.

Respons Tegas Ade Armando dan Abu Janda

Menghadapi laporan tersebut, Ade Armando tak gentar. Dikonfirmasi secara terpisah pada Selasa (21/4/2026), ia mengaku siap menghadapi proses hukum, meski merasa bingung dengan dasar laporan yang dialamatkan padanya.

"Siaplah. Saya tidak paham dengan substansi laporan mereka. Kok saya dituduh memotong ceramah pak JK sehingga menimbulkan kehebohan?," ujar Ade mempertanyakan tuduhan tersebut.

Ia menegaskan bahwa dirinya bukanlah pihak yang mengedit atau menyebarkan video potongan tersebut.

"Saya tidak memotong atau mengedit dan kemudian menyebarnya. Yang saya lakukan hanyalah mengomentari potongan ceramah JK yang menyebar di dunia online," tegasnya.

Senada dengan Ade, Abu Janda juga merespons keras laporan tersebut. Ia menilai ada motif lain di balik pelaporan dirinya dan Ade Armando.

 "Jelas itu laporan atas dasar kebencian dan dendam politik," pungkas Abu Janda.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved