Selasa, 9 Juni 2026

Kecelakaan Kereta Api

Pria Tanpa Identitas Tewas Tertemper Kereta di Palang Pintu Perlintasan Rel Pabuaran Bogor 

Pria Tanpa Identitas Tewas Tertemper Kereta di Palang Pintu Perlintasan Rel Pabuaran Bogor 

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Hironimus Rama
depokfirerescue113/M. Rifqi Ibnumasy
LAKA KERETA - Seorang pria tewas tertemper kereta di palang pintu perlintasan rel, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor pada Senin (8/6/2026) sore. (TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy)  

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - Seorang pria tewas tertemper Kereta Commuter Line (KRL) di palang pintu perlintasan rel, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor pada Senin (8/6/2026) sore.

Pantauan di lokasi, jasad korban ditemukan dalam kondisi berlumuran darah, bahkan terpotong menjadi dua bagian sekitar 500 meter dari palang pintu.

Warga sekitar yang mengetahui kecelakaan kereta tersebut langsung berhamburan untuk melihat kondisi korban.

Baca juga: Korban Tewas Jadi 16 Orang, Dedi Mulyadi Minta Tindak Ormas yang Kuasai Perlintasan Kereta Api Liar

Sekira pukul 16.00 WIB, pihak kepolisian dari Polsek Bojonggede datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban.

Usai dilakukan identifikasi, jasad korban kemudian dibawa menggunakan mobil ambulans.

Imbas dari insiden kecelakaan tersebut, lalu lintas dari ayah Citayam, Kota Depok menuju Bojong Gede, Kabupaten Bogor sempat mengalami kemacetan.

Saksi mata kejadian, Umi Zen mengaku, awalnya melihat korban berada di area rel kereta.

Namun tiba-tiba kereta datang dari arah Jakarta menuju Nambo dan korban tidak mendengar hingga akhirnya ia tertemper dan tewas di lokasi.

“Enggak ada identitasnya, bukan warga sini,” kata Umi di lokasi.

Saat kejadian, korban tidak membawa barang bawaan atau identitas apa pun, dan hanya mengenakan kaos serta celana. 

Kata Umi, insiden kecelakaan kereta di perlintasan Pabuaran sudah dua kali terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

“Kejadian pertama melibatkan seorang pengendara motor saat kereta pertama lewat, dan insiden bapak-bapak ini merupakan kejadian yang kedua,” pungkasnya. (m38)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved