Kamis, 14 Mei 2026

Kabar Artis

Putrinya Kena Mental Dibully Netizen, Ahmad Dhani Pasang Badan

Putrinya Kena Mental Dibully Netizen, Ahmad Dhani Pasang Badan Berikan Pembelaan

Tayang:
Editor: Hironimus Rama
Warta Kota
AKUN MEDSOS DIRETAS - Ahmad Dhani (kanan)ketika ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026). Foto: Warta Kota/Arie Puji Waluyo 

Laporan Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Musisi kondang sekaligus Anggota DPR RI, Ahmad Dhani, buka suara terkait kondisi putrinya yang belakangan ini sering menjadi sasaran perundungan (bullying) di media sosial. 

Tekanan batin yang dialami sang putri memuncak usai mendapat komentar tajam dari psikolog Lita Gading, ditambah dengan berbagai nyinyiran pedas dari warganet.

Sebagai ayah, suami dari Mulan Jameela ini tak tinggal diam. Demi menjaga kesehatan mental dan psikis anaknya, Dhani langsung turun tangan memberikan edukasi keras agar sang putri memiliki mental baja dalam menghadapi kejamnya dunia maya.

Baca juga: Resmi Jadi Kakek! Ahmad Dhani Sempat Usul Nama Unik untuk Anak Al Ghazali tapi Ditolak

Beri Edukasi dan Kenalkan Istilah 'Deterjen 78'

Ahmad Dhani menyadari bahwa paparan informasi palsu (hoaks) dan komentar jahat kini seolah menjadi makanan sehari-hari di media sosial. Oleh karena itu, ia memberikan pengertian khusus kepada anaknya.

"Saya harus memberikan pengertian tentang kehidupan yang memang sudah terlanjur 'normal' ini. Di mana hoaks dianggap sebagai sesuatu yang normal," kata Ahmad Dhani ketika ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).

"Saya beri tahu putri saya bahwa orang jahat ternyata ada di mana-mana," sambungnya.

Untuk mempermudah sang anak memahami situasi, pentolan grup band Dewa 19 ini menyematkan istilah khusus bagi para haters pembully, yakni 'Deterjen 78'.

Menurut Dhani, kelompok ini tak sekadar tak beradab, tetapi juga gemar melanggar hukum.

"Deterjen 78 itu orang-orang yang berpotensi melakukan pelanggaran hukum. Menyebarkan hoaks, menciptakan karya hoaks, mencomot berita lalu diberi judul provokatif, itu semua Deterjen 78. Saya kasih tahu Fia, mereka itu penjahat di dunia maya," jelasnya tegas.

Kritik Tajam Framing Media 'Abal-abal'

Tak hanya menyoroti kelakuan warganet yang dianggap menjadi racun di dunia maya, ayah dari Al Ghazali, El Rumi, dan Dul Jaelani ini juga meluapkan kekesalannya terhadap sejumlah media daring berskala kecil.

Dhani merasa heran dengan narasi pembunuhan karakter yang kerap dialaminya. Ia mencontohkan sebuah konten miliknya yang meledak hingga ditonton puluhan juta kali, namun justru dibingkai secara negatif oleh segelintir media.

"Waktu itu view-nya 20 juta dalam sehari. Yang likes 227 ribu, yang komentar 11 ribu. Kalaupun 11 ribu itu dianggap hujatan, ya tidak sampai 0,5 persen dari total audiens. Tapi framingnya media malah bilang 'Ahmad Dhani menuai hujatan'," ucapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved