Berita Nasional
Kemensos Gandeng PB INKANAS, Latih Siswa Sekolah Rakyat Karate-do
Kemensos RI menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Institut Karate-do Nasional (PB INKANAS)
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Desy Selviany
Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIMANGGIS - Kementerian Sosial (Kemensos) menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Institut Karate-do Nasional (PB INKANAS) untuk memperkuat pendidikan karakter siswa Sekolah Rakyat.
Penandatanganan nota kesepakatan (MoU) dilakukan langsung oleh Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dan Ketua Umum PB INKANAS, Komjen Pol Ramdani Hidayat di Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Selasa (14/3/2026).
Dalam MoU tersebut, para guru karate-do akan disebar ke seluruh Sekolah Rakyat untuk memberikan pembinaan karakter melalui seni bela diri.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa kolaborasi dengan INKANAS sangat relevan dalam mendukung pendidikan karakter berbasis asrama yang diterapkan di Sekolah Rakyat.
“Jadi hari ini kita bekerja sama dengan INKANAS. Tentu ini adalah satu hal yang kita butuhkan, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter di Sekolah Rakyat,” kata Gus Ipul.
Menurutnya, Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama dengan sistem pembinaan selama 24 jam, yang tidak hanya menekankan aspek akademik tetapi juga karakter.
“Sebagaimana diketahui, Sekolah Rakyat ini adalah sekolah berasrama yang siswa-siswanya berasal dari keluarga yang paling tidak mampu, di mana mereka dididik secara berkelanjutan selama 24 jam,” jelasnya.
“Karena ini juga sekolah resmi, tentu pendidikan-pendidikan akademik, itu diajarkan mulai dari jam 7 sampai jam 3 sore, selebihnya adalah pendidikan karakter, makanya namanya adalah sekolah berasrama,” sambungnya.
Ia menekankan bahwa penguatan karakter menjadi inti dari konsep Sekolah Rakyat, yang dilengkapi dengan berbagai kegiatan pembinaan di luar jam pelajaran formal.
“Sekolahnya seperti sekolah umum, berasramanya adalah pendidikan karakter. Nah, pendidikan karakter itu ada pelajaran agama sesuai keyakinan masing-masing, tapi juga ada kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler, mungkin seni bela diri, baris-berbaris, sesuai dengan minat dan bakat siswa,” bebernya.
Baca juga: PAUD dan TK Swasta di Depok Bakal Gratis, Ini Rencana Wali Kota Supian Suri
Dalam konteks tersebut, kehadiran INKANAS menjadi penting untuk memberikan pelatihan karate sebagai bagian dari pendidikan karakter siswa.
Ia berharap pembelajaran karate mampu membentuk sikap disiplin, sportivitas, kejujuran, serta meningkatkan rasa percaya diri siswa.
“Konkretnya jika ada pelecehan, jika ada bullying, mereka tahu apa yang harus mereka lakukan. Pada dasarnya ini adalah pendidikan karakter, membangun rasa percaya diri, terampil, mendorong untuk berprestasi,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Umum PB INKANAS Komjen Pol Ramdani Hidayat menegaskan bahwa kerja sama ini sepenuhnya berorientasi pada pendidikan karakter, bukan kekerasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Sekolah-rakyat-karate.jpg)