Selasa, 14 April 2026

Berita Nasional

3 Poin Penting Kerja Sama UI dan PP Muhammadiyah, Program Double Degree hingga Pertukaran SDM   

Universitas Indonesia (UI) resmi menjalin kerjasama dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. 

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Desy Selviany
TribunnewsDepok/M Rifqi Ibnumasy
Caption KERJA SAMA UI - Rektor UI, Heri Hermansyah dan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menandatangani MoU kerja sama pendidikan, Senin (13/4/2026). (TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy)   

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy  

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Universitas Indonesia (UI) resmi menjalin kerjasama dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah

Penandatangan kerja sama dilakukan langsung oleh Rektor UI, Heri Hermansyah dan Ketua Umum PP Muhammadiyah di Balai Sidang UI Kampus Depok pada Senin (13/4/2026). 

Rektor UI, Heri Hermansyah menjelaskan, Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan dan meratakan kualitas pendidikan di seluruh lini di Indonesia. 

UI berkomitmen untuk maju bersama lembaga pendidikan lain, menularkan kelebihan yang dimiliki UI, sekaligus belajar dari hal-hal baik yang ada di Muhammadiyah

“Sinergi ini diharapkan memberikan dampak luas bagi peningkatan kapasitas baik bagi UI maupun universitas-universitas di lingkungan Muhammadiyah,” kata Heri. 

3 Poin Kerja Sama  

Dalam penandatangan Memorandum of Understanding (MoU), setidaknya ada 3 poin utama program dan strategi spesifik kerja sama. 

Pertama, Program Double Degree. UI berencana mengimplementasikan model gelar ganda dengan universitas lokal. 

Nantinya, mahasiswa dapat menempuh 2 tahun di universitas Muhammadiyah dan 2 tahun di UI untuk mendapatkan ijazah dari kedua institusi. 

“Nah, kemudian pembelajaran di Universitas Muhammadiyah dan pembelajaran di UI saling mengakui, dan kemudian dapat ijazah dari Muhammadiyah, dapat ijazah dari Universitas Indonesia,” jelasnya. 

Baca juga: Iluni FIB UI Usung 3 Program Prioritas, Ciptakan Ekosistem Abiwara hingga Festival Budaya

Kedua, Program Fast Track (3+1+1). Skema ini memungkinkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan S1 di Muhammadiyah dan S2 di UI dalam waktu lebih singkat, yaitu 5 tahun, bukan 6 tahun seperti jalur reguler. 

Ketiga, Pertukaran Sumber Daya. Kerja sama akan mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa, serta kolaborasi di bidang riset dan inovasi. 

“Dengan menandatangani nota MoU langsung dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah, kerja sama ini otomatis mencakup ratusan perguruan tinggi di bawah naungan Muhammadiyah tanpa perlu menandatangani MoU satu per satu,” jelasnya.  

Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menjelaskan, Indonesia menargetkan menjadi negara yang maju dan mandiri pada satu abad kemerdekaannya di tahun 2045. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved