Idulfitri 1447 Hijriah
Jadi Khatib Salat Id di Balai Kota Jakarta, Ma'ruf Amin Ingatkan Esensi Idulfitri
Jadi Khatib Salat Idulfitri di Balai Kota Jakarta, Ini Pesan Ma'ruf Amin
Laporan Yolanda Putri Dewanti
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Pagi yang cerah di Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menyelimuti halaman Balai Kota Jakarta, Sabtu (21/3/2026).
Momen ini terasa istimewa karena menjadi momen perdana bagi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno (Bang Doel) melaksanakan Salat Idulfitri bersama jajaran pemerintah dan ribuan warga ibu kota.
Dengan mengusung tema 'Merajut Silaturahmi dalam Simfoni Kemenangan untuk Jakarta yang Fitrah', suasana khidmat makin terasa dengan hadirnya Wakil Presiden RI ke-13, KH Ma’ruf Amin, yang bertindak langsung sebagai khatib.
Baca juga: Bijak Atur Porsi Makan saat Lebaran, Guru Besar Gizi UI Ungkap Dampak Fatal Makan Berlebihan
Dalam khutbahnya, KH Ma'ruf Amin mengingatkan ribuan jemaah yang hadir tentang esensi sejati dari Idulfitri, yang bukan sekadar perayaan, melainkan puncak dari revolusi spiritual.
Pesan Kunci Khutbah KH Ma'ruf Amin
Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa Idulfitri adalah hari agung yang dipenuhi rasa syukur setelah umat Islam menjalani ibadah selama bulan Ramadan.
Ia mengingatkan bahwa takbir yang dikumandangkan bukan sekadar lantunan, melainkan simbol kemenangan rohani dan wujud rasa syukur kepada Allah.
Menurutnya, puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan segala hal yang menjauhkan diri dari Allah. Karena itu, Idulfitri menjadi penanda kemenangan moral dan spiritual bagi setiap muslim.
Ma’ruf juga menekankan bahwa Idulfitri adalah momen kembali kepada fitrah, yakni kondisi hati yang bersih, jujur, dan damai.
Tradisi saling memaafkan, termasuk melalui halalbihalal, dinilai sebagai wujud nyata dalam mempererat ukhuwah dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan, silaturahmi memiliki peran penting sebagai modal sosial dalam membangun peradaban.
Dengan terjalinnya hubungan yang baik antarindividu, akan lahir kepercayaan yang kemudian mendorong kerja sama dan kemajuan bersama.
Selain itu, Ma’ruf Amin menyoroti pentingnya solidaritas sosial yang terbangun selama Ramadan melalui zakat, infak, dan sedekah.
Menurutnya, ajaran Islam tidak hanya menekankan kesalehan ritual, tetapi juga kesalehan sosial yang berkontribusi pada pemerataan ekonomi umat.
| Ribuan Warga Salat Idulfitri di Stadion Pakansari, Ada Opick hingga Ribuan Porsi Makan Gratis |
|
|---|
| Open House Balai Kota Jakarta, Dari Ojol hingga PPSU Rela Antre Demi Salaman dengan Pramono-Rano |
|
|---|
| Antrean Mengular Sejak Subuh, Warga Rela Lesehan demi Open House Presiden Prabowo di Istana Negara |
|
|---|
| Momen Haru Prabowo Salat Id Bareng Korban Bencana di Aceh Tamiang, Saf Terdepan Tanpa Jarak |
|
|---|
| Pilunya Lebaran Palestina: Al-Aqsa Diblokir, Warga Gaza Bikin Kue di Tenda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Salat-Id-di-Balaikota-Jakarta.jpg)