Berita Internasional
Iran Tantang AS Serang Lewat Darat, Pastikan Bakal Permalukan Trump
Iran menantang Amerika Serikat (AS) untuk coba meringsek ke Republik Islam tersebut melalui jalur darat setelah serangan jalur udara dianggap gagal.
TRIBUNDEPOK-Iran menantang Amerika Serikat (AS) untuk coba meringsek ke Republik Islam tersebut melalui jalur darat setelah serangan jalur udara dianggap gagal.
Tantangan itu disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) Ali Larijani pada Kamis (5/3/2026) usai mendengar upaya AS untuk masuk ke Iran lewat Irak.
Larijani mengatakan bahwa AS berencana meringsek masuk ke Iran lewat perbatasan Irak dengan mengerahkan ribuan pasukan.
“Beberapa pejabat Amerika mengatakan bahwa mereka bermaksud memasuki Iran melalui jalur darat dengan mengerahkan beberapa ribu pasukan,” kata Larijani di X miliknya.
Iran mengaku tidak takut dengan ancaman jalur darat tersebut. Mereka bersumpah tengah menunggu para pasukan AS untuk dikalahkan.
Larijani mengingatkan bahwa tanah Iran tidak akan mudah mereka jadikan sebuah neraka.
“Para putra pejuang Imam Khomeini dan Imam Khamenei sedang menunggu Anda untuk mempermalukan para pejabat Amerika yang jahat itu dengan ribuan kematian dan tawanan. Tanah Iran bukanlah tempat untuk tarian neraka,” ucap Larijani.
Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mendorong pasukan Kurdi Iran di Irak untuk melancarkan serangan terhadap Iran seiring meluasnya konflik di Timur Tengah.
Trump mengatakan kepada Reuters pada 5 Maret bahwa AS mendukung pasukan pemberontak di Iraq itu untuk menyerang Iran.
“Saya pikir itu luar biasa bahwa mereka ingin melakukan itu, saya akan mendukungnya sepenuhnya.”
Disebutkan Koalisi Kurdi Iran yang terdiri dari berbagai kelompok yang berbasis di perbatasan Iran-Irak di wilayah semi-otonom Kurdistan Irak telah berlatih untuk melancarkan serangan terhadap Iran.
AS berharap pemberontakan tersebut bisa melemahkan militer negara tersebut, sementara AS dan Israel membombardir target-target Iran dengan bom dan rudal.
Baca juga: Berapa Lama Perang Iran Vs AS-Israel Berlangsung? Guru Besar UI Paparkan Prediksinya
Namun demikian Irak ogah diseret-seret AS dan Israel untuk terlibat perang dengan Iran.
Oleh karena itu Penasihat keamanan nasional Irak Qasem al-Araji memastikan negaranya tidak akan dijadikan lokasi militer AS dan Israel untuk menyelundupkan tentara ke Iran.
Al-Araji berjanji tidak akan mengizinkan kelompok mana pun yang berbasis di wilayah Irak untuk melintasi perbatasan ke Iran untuk melakukan aksi teror ke Iran.