Berita Jakarta
Dokter Ini Ungkap Tips Agar Tak Terlalu Lapar dan Haus Saat Puasa
Ada cara khusus agar tidak terasa lapar dan haus saat berpuasa di bulan Ramadan.
Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti
TRIBUNDEPOK -- Ada cara khusus agar tidak terasa lapar dan haus saat berpuasa di bulan Ramadan.
Tips tidak lapar dan tetap menjaga tubuh bugar di bulan puasa itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati.
Wanita kelulusan Kedokteran Gigi Universitas Airlangga itu menyebut bahwa menu sahur menjadi kunci agar bisa puasa terasa nyaman saat dijalankan di siang hari.
Pejabat DKI yang pernah menjadi Dokter Gigi Fungsional itu juga membagikan sejumlah tips memilih menu sahur dan berbuka puasa yang sehat dan seimbang agar tubuh tetap bugar serta imunitas terjaga selama menjalankan ibadah Ramadan.
Menurutnya, pola makan yang tepat saat sahur dan berbuka menjadi kunci utama menjaga stamina, mencegah dehidrasi, serta menghindari gangguan kesehatan selama berpuasa.
Menu Sahur: Energi Tahan Lama dan Nutrisi Seimbang
Wanita kelahiran Lumajang itu menjelaskan, prinsip utama sahur sehat adalah mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang mampu menyediakan energi secara bertahap sepanjang hari.
Karbohidrat kompleks menjadi pilihan utama karena mampu memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan karbohidrat sederhana.
Masyarakat disarankan memilih nasi merah, oat, ubi jalar, roti gandum, maupun umbi-umbian sebagai sumber energi tahan lama.
Selain itu, asupan protein juga penting untuk menjaga massa otot sekaligus membantu tubuh tetap kenyang lebih lama. Sumber protein yang dianjurkan antara lain telur, dada ayam, ikan, daging sapi, tahu, dan tempe.
“Sayur dan buah juga wajib dikonsumsi karena kaya serat dan vitamin yang membantu menjaga sistem pencernaan serta meningkatkan daya tahan tubuh,” ungkap dokter gigi kelulusan tahun 1991 itu.
Lemak sehat seperti alpukat dan kacang-kacangan dapat ditambahkan dalam porsi kecil sebagai cadangan energi tambahan.
Perkuat Imunitas Lewat Pilihan Makanan
Untuk menjaga kekebalan tubuh selama puasa, Dinkes DKI menganjurkan konsumsi makanan padat nutrisi atau superfood yang kaya antioksidan, seperti kunyit, jahe, bawang putih, serta yogurt.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/ANI-RUSPITAWATI.jpg)