Jumat, 24 April 2026

Berita Depok

Sempat Kena Longsor, Begini Kondisi Terkini Jembatan Situ Tujuh Muara

Sempat alami longsor pada 4 Desember 2025 lalu, kondisi Jembatan Situ Tujuh Muara sudah hampir selesai menjalani perbaikan. 

Editor: Desy Selviany
Humas Pemkot Depok
LONGSOR DEPOK-Sempat alami longsor pada 4 Desember 2025 lalu, kondisi terkini Jembatan Situ Tujuh Muara sudah hampir selesai menjalani perbaikan. 

TRIBUNNEWSDEPOK-Sempat alami longsor pada 4 Desember 2025 lalu, kondisi terkini Jembatan Situ Tujuh Muara sudah hampir selesai menjalani perbaikan. 

Diketahui Jembatan Situ Tujuh Muara menghubungkan Jalan H. Kenan dengan Alun-alun Barat Kota Depok, membentang sepanjang kurang lebih 140 meter di atas Situ Tujuh Muara.

Akibat longsor tersebut, jembatan sempat ditutup sementara.

Kepala DLHK Kota Depok, Abdul Rahman, menjelaskan bahwa penutupan dilakukan sebagai langkah pengamanan pasca kejadian cuaca ekstrem.

“Hari Kamis, 4 Desember 2025, terjadi angin kencang dan cuaca ekstrem di wilayah Depok, khususnya Bojongsari dan Sawangan,” jelas Abra Senin (15/12/2025)

Ia menerangkan, cuaca ekstrem tersebut menyebabkan satu pohon besar jenis rengas tumbang, dimana pohon tersebut berada di tepi Situ Bojongsari, di luar area Taman Albar.

“Pohon rengas tersebut menimpa tali sling penyeimbang sisi kanan jembatan yang terhubung dengan tiang pancang sekunder, bukan tiang pancang tengah atau inti,” ujarnya.

Akibat beban pohon yang cukup berat, tiang pancang sekunder tersebut tertarik dan terangkat dari permukaan tanah menyebabkan jembatan rusak. 

Pemerintah Kota Depok pun segera melakukan perbaikan pada jembatan. 

Perbaikan dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) bersama juru situ setempat.

Ketua Kampung Wisata Situ Tujuh Muara, Daud Sulaiman, mengatakan penanganan longsor tersebut merupakan tindak lanjut dari pengajuan permohonan bantuan yang telah disampaikan kepada pihak terkait. 

Baca juga: Warga Depok Terancam Tak Bisa Pilih Wali Kota Lagi, Kok Bisa?

Ia menjelaskan, proses perbaikan dilakukan secara bertahap. 

Pada tahap awal, petugas mengangkat material longsoran yang menutupi area sekitar jembatan dan tepian situ. 

Selanjutnya, dilakukan pemasangan bronjong sebagai penanganan awal untuk memperkuat struktur tanah di lokasi terdampak.

“Setelah proses pengangkatan material longsoran, dilanjutkan dengan pemasangan bronjong sambil menunggu material batu yang belum seluruhnya tiba. Seluruh pengerjaan dilakukan oleh Satgas BBWSCC,” jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved