Kriminalitas
Saat Meliput Wartawan Warta Kota dan MNCTV Dianiaya Pegawai SPPG Gedong 2 Pasar Rebo
Saat Meliput Wartawan Warta Kota dan MNCTV Dianiaya Pegawai SPPG Gedong 2 Pasar Rebo, Jakarta Timur
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PASAR REBO - Seorang oknum pegawai di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gedong 2, Pasar Rebo, Jakarta Timur menganiaya dua wartawan yang tengah melaksanakan tugasnya, Selasa (30/9/2025) siang.
Dua wartawan dari Wartakotalive.com, dan MNCTV tersebut bertugas dilindungi oleh UU NO.40 Tahun 1999 tentang Pers.
Baca juga: Dugaan Siswa SDN 01 Gedong Keracunan, Polsek Pasar Rebo Sudah Ambil Sampe MBG
Meski demikian Miftahul Munir wartawan Wartakotalive.com, dan Rizki Fahluvi, wartawan stasiun televisi MNCTV mendapat tindakan kekerasan dari oknum pegawai SPPG Gedong 2 yang menyediakan Makan Bergizi Gratis (MBG).
SPPG adalah dapur atau unit operasional dalam program MBG pemerintah yang bertanggung jawab untuk menyediakan makanan bergizi bagi anak sekolah dan ibu hamil.
Penganiayaan bermula dari sejumlah wartawan yang hendak mencari tahu lokasi SPPG pembuatan MBG yang diduga mengakibatkan keracunan makanan di SDN 01 Gedong, Jakarta Timur.
Baca juga: Marak Siswa Keracunan Makanan, Orangtua Murid di Bekasi Larang Anak Makan Menu MBG
Sebanyak 20 siswa SDN 01 Gedong, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur diduga keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (30/9/2025).
Dari pantauan di lokasi sekira pukul 10.30 WIB, suasana di sekolah sudah sepi, dan guru-guru terlihat berada di depan kelas.
Sejumlah orangtua terlihat sedang menunggu anaknya pulang sekolah di parkiran dalam SDN 01 Gedong.
Kemudian saat salah satu dapur MBG yakni SPPG Gedong 2 dihampiri kedua wartawan itu, namun tindakan represif justru didapat para wartawan dari salah satu oknum pegawai SPPG.
Baca juga: Antisipasi Keracunan Makanan, Rudy Susmanto Segera Bentuk Satgas MBG
Oknum SPPG tersebut marah mengusir wartawan dari lokasi pembuatan MBG.
Ketika awak media mengambil video di luar SPPG kemudian oknum pegawai SPPG tersebut menghampiri para wartawan.
“Enggak lama saya lihat ada mobil SPPG Gedong 2 datang, kemudian saya ambil video dan si bapak itu ngelarang. Saya bilang, ini area publik, di luar area SPPG, enggak bisa larang-larang,” ucap Munir, wartawan Warta Kota, yang menjadi korban penganiayaan.
Setelah rombongan awak media mundur dan hendak meninggalkan lokasi, ternyata mereka dihampiri oleh oknum SPPG tadi.
Baca juga: Ribuan Siswa Keracunan MBG, Nanik S Deyang Nangis Minta Maaf: Satu Sakit Jadi Tanggung Jawab Kami
Tiba-tiba saja wartawan Warta Kota kemudian diduga dicekik oleh oknum pegawai SPPG dan awak media lainnya dari MNC TV bahkan hampir kena tinju. Saat itu sekitar pukul 12.20 WIB.
“Pas sudah dijelasin, saya mau pergi ke SPPG Gedong 1 tapi tiba-tiba bapak yang tadi sudah kepalkan tangannya mau pukul saya, terus tiba-tiba malah cekik saya dan rekan saya,” ucap Munir.
| Berkat Laporan WhatsApp 'Bang Resmob', Polisi Selamatkan Pria yang Disekap di Showroom Motor Cakung |
|
|---|
| Izin Pinjam Motor Teman untuk Beli Nasi, Pria di Depok Nekat Bawa Kabur Kawasaki Ninja RR |
|
|---|
| Reza Tak Menyangka Motor Satu-satunya yang Hilang Bisa Kembali Lagi |
|
|---|
| Modus Cari Pemukul Adik, Komplotan Maling Bawa Kabur Nmax di Bekasi, Berakhir di Jeruji Besi |
|
|---|
| Bukan Bentrok Suporter! Pelajar SMKN 1 Batujaya Karawang Dibunuh Kakak Kelas, Ini Motifnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Petugas-SPPG-Aniaya-Wartawan.jpg)