Rabu, 20 Mei 2026

Nasional

Sinta Nuriyan Wahid Siap Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Delpedro Dkk

Selain menyatakan keprihatinan, Sinta dan sejumlah tokoh GNB menyatakan siap menjadi penjamin penangguhan penahanan bagi enam tersangka.

Tayang:
Penulis: Ramadhan LQ | Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Ramadhan L Q
SIAP JADI PENJAMIN - Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) telah selesai menjenguk aktivis yang ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Selasa (23/9/2025), atas dugaan penghasutan aksi anarkistis akhir Agustus 2025 lalu. Kunjungan ini dipimpin Sinta Nuriyah, istri Presiden keempat Abdurrahman Wahid bersama anaknya Inaya Wahid. (Ramadhan L Q) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SEMANGGI - Istri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid, mengungkapkan kesediaannya menjadi penjamin penangguhan penahanan terhadap sejumlah aktivis dan mahasiswa yang ditahan di Polda Metro Jaya usai demonstrasi akhir Agustus lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah menjenguk para tahanan bersama rombongan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (23/9/2025).

"Kami prihatin dengan penahanan para aktivis muda ini. Mereka bukan musuh negara, melainkan anak-anak bangsa yang memperjuangkan demokrasi dan kebebasan berpendapat," ujar Sinta kepada awak media usai pertemuan.

Selain menyatakan keprihatinan, Sinta dan sejumlah tokoh GNB menyatakan siap menjadi penjamin penangguhan penahanan bagi enam tersangka yang dijerat dengan dugaan penghasutan.

Baca juga: Profil Delpedro Marhaen Ditangkap Atas Hasutan Anarkis, Rektor Unisba Kutuk Penggunaan Gas Air Mata

"Kami dari Gerakan Nurani Bangsa sepakat menjadi bagian dari upaya penangguhan itu. Kami siap menjadi penjamin," tegas perwakilan GNB, Lukman Hakim, mantan Menteri Agama.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir sejumlah tokoh nasional, di antaranya Komaruddin Hidayat, Gomar Gultom, Karlina Supeli, Erry Riyana Hardjapamekas, dan Inayah Wahid. Mereka menyerukan agar proses hukum tetap menghormati hak asasi manusia dan tidak mematikan idealisme generasi muda.

Sebelumnya, pihak kepolisian menetapkan enam orang sebagai tersangka atas dugaan penghasutan dalam aksi unjuk rasa. 

Keenamnya yakni Delpedro Marhaen, Muzaffar Salim, Syahdan Husein, Khariq Anhar, RAP, dan Figha Lesmana. 

Baca juga: Terduga Provokator Penyerangan Kantor Polisi di Jaktim Ditangkap di Cibubur

Sejumlah tokoh bangsa mendatangi Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/9/2025).

Kunjungan ini bertujuan menjenguk para tahanan termasuk aktivis yang ditangkap dalam aksi unjuk rasa akhir Agustus 2025 lalu.

Tampak istri dari Presiden Indonesia keempat Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid dengan menggunakan kursi roda bersama anaknya Inaya Wahid dan mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

Kemudian ada pula mantan pimpinan KPK Erry Riyana Hardjapamekas, Ketua Umum PGI Pdt. Gomar Gultom hingga akademisi Komaruddin Hidayat.

Kedatangan Sinta disambut Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Wakapolda Brigjen Dekananto Eko Purwono serta sejumlah pejabat utama (PJU) di Gedung Promoter Polda Metro Jaya.

Sedangkan Lukman bersama tokoh lainnya sudah lebih dulu berada di dalam Gedung Promoter. Belum ada pernyataan dari mereka.

Baca juga: Pengakuan Terduga Provokator Pembakaran Polsek Jatiengara, Awalnya Hanya Nonton Kerusuhan

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved