Senin, 8 Juni 2026

Makan Bergizi Gratis

Ciptakan Lapangan Kerja, SPPG Leuwinanggung 3 Depok Majukan Perekonomian Warga Sekitar

Bawa Berkah bagi Warga Sekitar, SPPG Leuwinanggung 3 Depok Ciptakan Lapangan Kerja hingga Majukan Perekonomian Masyarakat

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Hironimus Rama
TribunnewsDepok.com/M. Rifqi Ibnumasy
SPPG DI DEPOK - Penampakan SPPG Leuwinanggung 3 di Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat. (TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy) 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TAPOS - Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi Presiden Prabowo mulai menggerakkan perekonomian.

Salah satu dampak dari program MBG ini dirasakan masyarakat Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat.

Keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Leuwinanggung 3 Depok  ini membawa keberkahan bagi warga sekitar.

Baca juga: MBG Efektif Ringankan Beban Orang Tua Siswa PAUD Mawar di Cijantung

Pasalnya, SPPG  ini telah mempekerjakan puluhan relawan yang berasal dari warga sekitar.

Tak hanya itu, SPPG Leuwinanggung 3 Depok juga membeli bahan baku untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) warga.

Alhasil, selain memperbaiki gizi penerima manfaat, SPPG ini juga menggerakan roda perekonomian.

Kepala SPPG Leuwinanggung 3 Depok, Jovanra Herwin menjelaskan, pihaknya berkoordinasi dengan pengurus lingkungan setempat untuk penyediaan bahan baku.

“Untuk prosesnya ya, jadi untuk bahan baku sendiri datang memang dari lingkungan sekitar ya,” kata Jovan kepada Warta Kota, Kamis (11/12/2025). 

“Seperti sayur ataupun daging-dagingan itu dari lingkungan sekitar,” sambungnya.

Dari informasi pengurus lingkungan, SPPG Leuwinanggung 3 Depok akan mengetahui lokasi penjualan bahan-bahan baku pembuatan MBG.

Tak hanya itu, SPPG Leuwinanggung 3 Depok juga mempekerjakan setidaknya 47 relawan yang berasal dari warga sekitar dengan tugas berbeda-beda.

“Misalnya nanti di sini mereka berkoordinasi dengan pihak sekolah, maupun berkoordinasi dengan pihak relawan yang lain Pak,” ungkapnya.

Selain itu, sebagian relawan juga ditempatkan pada divisi pengolahan seperti juru masak dan lainnya.

Ada pula yang bertugas menyiapkan menu MBG, distribusi ke sekolah penerima manfaat, hingga mencuci ompreng. 

“Para relawan pastinya sudah mendapatkan pelatihan yang mumpuni, hingga tidak diragukan kompetensinya,” pungkasnya. (m38)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved