Beras Oplosan
Curhat Pemasok Beras di Depok, Imbas Isu Beras Oplosan, Omzetnya Menurun 50 Persen
Untuk menyiasati penurunan pembeli, Irawan bahkan harus menurunkan harga sehingga keuntungan yang didapatkan menipis.
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: murtopo
Mereka mengecek langsung ratusan karung beras yang disimpan di dalam gudang dan menanyakan langsung perihal distribusinya ke pemilik.
Penyidik Satgas Pangan Polres Metro Depok, AKP Djoko Siswaningrum menjelaskan, operasi pasar tersebut dilakukan untuk mengecek dugaan kasus penimbunan beras.
Selain itu, Satgas Pangan Polres Metro Depok ingin memastikan stok dan distribusi beras yang beredar di masyarakat sesuai dengan aturan.
Dari hasil sidak tersebut, Satgas Pangan menemukan CV Astu menyimpan persediaan beras di gudang sebanyak 350 ton.
“Ada 350 ton dan untuk berbagai jenis merek, ini mungkin rekan-rekan bisa melihat,” kata Djoko di lokasi.
Meski demikian, belum diketahui adanya pelanggaran atau tidak di dalamnya menunggu pengecekan ke pasar-pasar dan pengecer.
“Jadi di sana kita akan melihat apakah benar dari beras yang ada di gudang sini disalurkan ke pasar tradisional atau pasar ritel,” pungkasnya. (m38)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Irawan-baju-hitam-tengah-pemilik-agen-beras-CV-Astu.jpg)